KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balikpapan memberikan pengawasan intensif terhadap "Bison", sapi kurban pilihan Presiden Prabowo Subianto.
Sapi lokal seberat 1.050 kilogram asal MWK Farm Teritip ini dinyatakan sehat secara klinis dan siap disembelih pada Kamis (28/5).
Bison tiba di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center, Rabu (27/5) siang. MWK Farm mengantar Bison dari lokasi kandang di Gunung Binjai, Teritip, Balikpapan Timur.
Lokasi penyembelihan sesuai permintaan dari Kementerian Sekretariat Negara. Seperti diketahui, Presiden Prabowo memberikan hewan kurban dari bantuan kemasyarakatan (Banmas).
Baca Juga: Sopir Truk Maut di Balikpapan Dituntut 2 Tahun Penjara, Begini Kronologinya
Total ada 1.098 ekor sapi yang dibagikan kepada seluruh daerah se-Indonesia. Salah satunya Bison untuk hewan kurban di Balikpapan sudah dinyatakan aman, layak, dan sehat.
Kabid Kehewanan dan Peternakan DKP3 Balikpapan drh. Mohamad Bisri DKP3 mengatakan, pihaknya telah memeriksa kesehatan Bison. Itu dibuktikan dengan diterbitkannya surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).
Sedangkan dalam pengawasan hewan kurban tetap berjalan seperti biasa. “Namun ada sedikit penekanan intensif dibanding sapi lainnya,” katanya. Demi menjaga kondisi Bison tetap fit hingga tiba waktu kurban.
Saat penyembelihan nanti, ada petugas yang mengawal proses tersebut. “Kami dari Bidang Kehewanan dan Peternakan beserta tim UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) konsentrasi di sana,” sebutnya.
Baca Juga: Kepergok Curi Kotak Infak Masjid, Pemuda di Balikpapan Diamuk Warga
Dia menambahkan, sementara ini belum ada arahan lebih lanjut terkait pantauan pemerintah pusat untuk proses penyembelihan. Sebelumnya perwakilan Kementerian Sekretariat Negara memilih langsung hewan kurban presiden.
Pemilik hewan kurban melakukan penimbangan secara live yang disaksikan melalui sambungan daring. “Terkait harus zoom atau tidak belum ada arahan dari sekretariat presiden maupun kementerian,” ucapnya.
Bison berasal dari MWK Farm, milik pasangan Wawan dan Anita. Sapi jenis Simmental Carolis ini terpilih setelah melalui proses pendaftaran dan seleksi sekitar 1,5 bulan lalu.
“Saya mendaftar untuk kandidat sapi kurban presiden. Saat itu bobot Byson 973 kilogram,” kata Anita. Total 7 peternakan lokal di Balikpapan mengikuti seleksi hewan kurban presiden.
Syarat utama merupakan hewan dari peternakan lokal. Kemudian sapi harus memiliki usia cukup, bobot 1 ton, tanduk dan sebagainya. Setelah lolos tahap seleksi awal, Bison harus ditimbang lagi.
“Berat terakhir Bison 1 ton 50 kilogram, usia 4 tahun lebih,” ucapnya. Bison sudah masuk rampas atau dewasa dengan tinggi badan 165 sentimeter. Kondisi sehat secara klinis dan bebas penyakit. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo