BALIKPAPAN - Masyarakat Kota Minyak kini bisa mendaftarkan diri dalam program Perlinsos Digital mulai Kamis (4/6/2026). Pendaftaran ini dapat dilakukan secara mandiri via portal resmi Kemensos atau melalui ratusan agen pendamping yang disebar di setiap kelurahan.
Balikpapan terpilih menjadi satu dari 42 kabupaten/kota di Indonesia yang masuk lokasi perluasan piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos). Tujuannya untuk mewujudkan transparansi dan ketepatan sasaran data penerima bantuan sosial.
Sekaligus mempercepat transformasi reformasi birokrasi dan keterbukaan layanan publik. Usai kick off dan sosialisasi, kegiatan berlanjut dengan bimtek kepada agen perlinsos sebanyak 365 orang.
Terdiri dari 238 ASN dan 127 mitra Dinas Sosial. Mereka adalah petugas pusat kesejahteraan sosial (Puskesos), pekerja sosial masyarakat (PSM), pendamping program keluarga harapan (PKH) dan tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Kemudian kegiatan registrasi atau pendaftaran digital selama satu bulan mulai 4 Juni - 4 Juli 2026. “Termasuk pengumuman dan sanggahan bila ada,” kata Kepala Dinas Sosial Balikpapan Arfiansyah.
Rencananya setelah masa pendaftaran berakhir, program ini akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang tersambung daring kepada 42 daerah piloting se-Indonesia.
Dia mengimbau masyarakat bisa mulai mendaftarkan diri sejak Kamis (4/6). Baik secara mandiri melalui portal perlinsos.kemensos.go.id atau dengan bantuan agen pendamping yang ditempatkan di setiap kelurahan.
“Apabila ada sanggahan maka akan diproses lebih lanjut kurang lebih 2 minggu sampai penetapan hasil sanggahan,” ujarnya. Selanjutnya dilakukan evaluasi secara keseluruhan oleh tim pusat.
Dia memperkirakan rangkaian kegiatan pendaftaran perlinsos digital akan berakhir pada akhir Juli 2026. “Dengan catatan jika nanti tidak terjadi perpanjangan waktu pada registrasi,” tutupnya. (*)
Editor : Ismet Rifani