Normalisasi Waduk Manggar saat ini sedang berjalan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV. Kegiatan ini penting agar saat hujan, waduk bisa menampung air jauh lebih tinggi.
“Waduk Manggar memang sudah penuh dengan sedimen dan gulma,” kata Kepala Dinas PU Balikpapan Rita. Sehingga harus sangat hati-hati dalam proses normalisasi Waduk Manggar.
Sebab ada rambu-rambu yang harus diikuti. “Di situ ada tubuh bendungan yang sama sekali tidak boleh dicapai saat dilakukan pengerukan. Jadi sepertinya menggunakan amphibi,” katanya.
Dia bersyukur BWS Kalimantan IV bisa membantu proses normalisasi tersebut. Dengan demikian daya tampung Waduk Manggar bisa lebih optimal setelah pengerukan sedimen.
Sementara itu, PTMB juga berharap pengerukan ini dapat efektif mendongkrak kapasitas daya tampung Waduk Manggar. “Kalau tidak bisa 16 juta kubik, minimal bisa menampung air hingga 15 juta kubik,” kata Dirut PTMB Yudhi Saharuddin.
Sehingga persediaan air Balikpapan tetap aman meski menghadapi kemarau panjang. Dia menjelaskan, saat ini kedalaman Waduk Manggar kurang lebih sekitar 15 meter dari kondisi seharusnya bisa mencapai 20 meter.
Pihaknya menyerahkan hal ini kepada BWS Kalimantan IV sebagai pihak berwenang dan kompeten soal normalisasi waduk. "Nanti kita lihat berapa kedalaman, daya tampung, dan kekuatan waduk,” tuturnya. (*)
Editor : Ismet Rifani