BALIKPAPAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan tengah memproses rekrutmen Guru Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Tahap II Tahun Anggaran 2026 untuk menjaring sekitar 206 tenaga pengajar baru. Saat ini proses telah memasuki tahapan verifikasi dan seleksi administrasi, di mana hasilnya dijadwalkan akan diumumkan pada 8 hingga 9 Juni 2026 mendatang.
Sementara pengumuman hasil seleksi administrasi 8 - 9 Juni 2026, tes kompetensi CAT 17 - 18 Juni 2026, dan pengumuman kelulusan pada 25 Juni 2026. “Kami menambah lagi sekitar 206 guru,” kata Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik.
Formasi yang tersedia untuk mengisi jenjang SD dan SMP. Terbanyak guru PJOK 77 formasi, guru kelas SD 47 formasi, guru bimbingan konseling (BK) SMP 26 formasi, guru PPKn 13 formasi, dan sebagainya.
Irfan menjelaskan, tanggung jawab dan hak yang diterima sama dengan rekrutmen guru PJLP tahap I. “Namun untuk tahap II hanya memiliki masa kontrak 6 bulan sampai Desember 2026,” ujarnya.
Rekrutmen guru PJLP untuk menutupi kekurangan tenaga pengajar di Balikpapan. Sementara untuk tahun depan masih menunggu pengadaan guru melalui CPNS yang akan berjalan Tahun 2026.
Rencananya ada kuota tambahan guru dari jalur CPNS sekitar 100 orang. “Kalau nanti sudah tersedia dari CPNS, kami akan mengurangi jumlah kuota guru PJLP,” tuturnya.
Irfan menuturkan, total guru yang ada di Balikpapan berkisar 4.000 orang. Baik PNS dan PPPK. Sedangkan untuk mencapai kondisi ideal butuh 6.000 orang. Pemkot Balikpapan menutup kekurangan ini dengan PJLP.
Guru PJLP Tahap II akan mendapat penempatan sesuai formasi 26 - 29 Juni 2026. Lalu orientasi dan pembekalan guru PJLP 30 Juni 2026. Penandatanganan kontrak dan mulai pelaksanaan tugas guru PJLP pada 1 Juli 2026. (*)
Editor : Ismet Rifani