Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Waspada Calo! Disdikbud Jamin SPMB Balikpapan 2026 Bebas Titipan dan Gratis

Dina Angelina • Rabu, 10 Juni 2026 | 16:29 WIB
DISKUSI: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, Irfan Taufik, saat menjelaskan persiapan SPMB Balikpapan 2026 dalam rapat dengar pendapat Komisi IV DPRD Balikpapan.
DISKUSI: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan, Irfan Taufik, saat menjelaskan persiapan SPMB Balikpapan 2026 dalam rapat dengar pendapat Komisi IV DPRD Balikpapan.

BALIKPAPAN – Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dalam SPMB Balikpapan 2026. Disdikbud Kota Balikpapan menegaskan bahwa proses pendaftaran sekolah Balikpapan tahun ini berjalan murni melalui empat jalur online resmi dan mendapat atensi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pencegahan gratifikasi.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan menjamin penyelenggaraan sistem penerimaan murid baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan dengan prinsip transparan, akuntabel, jujur, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

Seperti tahun sebelumnya, pendaftaran SPMB hanya tersedia melalui empat jalur. Di antaranya domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi. Semua bisa diakses secara online melalui kanal yang tersedia.

“Tidak ada jalur lain selain empat itu. Apalagi semuanya sudah berbasis online,” kata Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik. Dia mengimbau masyarakat waspada dan tidak tergiur jika ada oknum yang menggaransi anak akan diterima di sekolah tertentu. 

Irfan menegaskan, tidak ada yang bisa membantu melalui jalur lain. “Jangankan pihak lain, pegawai Disdikbud, guru dan tenaga kependidikan pun tidak bisa memberikan garansi atau membantu seseorang untuk masuk tidak melalui jalur yang tersedia,” bebernya.

Artinya tetap harus masing-masing peserta yang bersangkutan mendaftar secara daring. Mengingat tidak ada mekanisme yang tersedia di luar jalur online. 

“Kami selalu berpesan kepada masyarakat apabila ada oknum atau pihak yang menjanjikan bisa memasukkan tanpa jalur, maka patut dipertanyakan,” imbuhnya. Bahkan kini SPMB sudah menjadi salah satu atensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dengan terbitnya Surat Edaran KPK Nomor 7 Tahun 2026 tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi dalam penyelenggaraan SPMB 2026. Tentu ada latar belakang yang mendasari terbitnya surat tersebut.

“Kami selaku penyelenggara teknis berkomitmen penuh menyelenggarakan SPMB secara jujur adil akuntabel. Jangan khawatir karena SPMB gratis,” tuturnya. Disdikbud Balikpapan telah mendapat dukungan penuh dari Komisi IV DPRD Balikpapan untuk mengawal pelaksanaan SPMB.

Hal ini penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan. Irfan mengingatkan, SPMB tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Melainkan butuh dukungan berbagai pihak agar prosesnya berjalan lancar. 

“Sekarang yang terpenting adalah komitmen bersama untuk menjalankan SPMB sesuai aturan," ujarnya. Rencananya SPMB mulai bergulir pada pertengahan Juni 2026.

Tahap pertama yang perlu dilakukan dalam SPMB 2026 yakni pengambilan nomor antrean pada 15 - 23 Juni 2026. Selanjutnya verifikasi dan validasi (verval) selama 24 Juni - 1 Juli 2026.

Proses pendaftaran berlangsung selama 29 Juni - 2 Juli 2026. Sedangkan pendaftaran jalur reguler dijadwalkan pada 6 Juli - 8 Juli 2026. (*)

Editor : Ismet Rifani
#SPMB 2026 #Irfan Taufik Disdikbud Balikpapan #Gasali DPRD Balikpapan #disdikbud balikpapan