KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Power Bey Tournament di Main Atrium e-Walk, Balikpapan Superblock (BSB), sukses menyedot perhatian ratusan penggemar. Tak hanya memikat hati pengunjung anak-anak, acara yang berlangsung dua hari (20-21 Juni) ini dipadati pengunjung dewasa yang ingin bernostalgia.
Termasuk salah satu peserta, Shakiel, yang datang bersama sang ayah untuk ikut serta dalam turnamen. Dirinya bahkan berhasil keluar sebagai juara pertama pada kategori anak-anak.
Bocah 7 tahun itu mengaku sudah menggemari Beyblade sejak ambil bagian dalam battle Beyblade di Malang. Waktu itu usianya masih 5 tahun. “Suka main Beyblade karena pas lihat kayaknya seru. Pertama kali tahu Beyblade dari ayah,” katanya.
Mengoleksi 52 Beyblade, ia mengaku kerap kali menghabiskan waktu bersama sang ayah, Rezaldi. Tak hanya itu, Shakiel juga kerap kali menonton animasi Beyblade, untuk lebih memahami cara bermain permainan yang muncul sejak awal tahun 2000 di Negeri Sakura itu.
Rezaldi mengakui, Beyblade menjadi kegemaran yang diturunkan kepada sang anak. Permainan yang masuk ke generasi kelima ini, membuatnya semakin tertarik untuk ikut membuat rakitan sendiri.
“Nah ini sekarang sudah masuk Beyblade X. Mudah dimainkan untuk anak-anak dan semua umur. Tidak susah kayak dulu, sekarang tinggal beli satu box itu sudah sepaket,” katanya.
Dia juga berkata, baru mendalami permainan sekitar dua tahun terakhir. Sebab menurutnya, seri sebelumnya dinilai kurang seru untuk digeluti. Meski memang, ia mengenal permainan tersebut sejak masih duduk di bangku sekolah.
“Untuk yang sekarang ini kan memang booming lagi, bahkan mendunia malah. Makanya saya dan Shakiel menekuni hobi ini lagi,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo