Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Warga BDS Tutup Jalan, Protes Air PTMB Tak Mengalir 10 Hari 

Ainur Rofiah • Selasa, 23 Juni 2026 | 18:57 WIB
PROTES: Polisi mengamankan aktivitas warga di kawasan BDS yang sempat menutup ruas utama Jalan Manunggal Sepinggan, Selasa (23/6), sebagai aksi protes karena air bersih PTMB tak kunjung mengalir selama 10 hari. (AINUR/KALTIM POST)
PROTES: Polisi mengamankan aktivitas warga di kawasan BDS yang sempat menutup ruas utama Jalan Manunggal Sepinggan, Selasa (23/6), sebagai aksi protes karena air bersih PTMB tak kunjung mengalir selama 10 hari. (AINUR/KALTIM POST)

BALIKPAPAN - Warga Perumahan Bukit Damai Sentosa (BDS) berunjuk rasa di ruas utama Jalan Manunggal, Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Selasa (23/6/2026). Mereka menutup ruas jalan, sehingga kendaraan dari arah Universitas Mulia menuju Gunung Bakaran dan sebaliknya harus putar balik karena akses tertutup.

Aksi tutup jalan tersebut ditujukan kepada manajemen Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) sebagai bentuk protes dan frustrasi lantaran terputusnya aliran air bersih ke rumah-rumah warga di kawasan BDS selama 10 hari terakhir ini.

Berdasar informasi di lapangan, sedikitnya ada enam RT yang terdampak dari putusnya pelayanan sementara air bersih oleh PTMB tersebut. Karena itulah, warga memilih memblokade akses jalan sebagai bentuk kekecewaan.

Kepada Kaltim Post, seorang warga RT 42, Ismail membenarkan hal tersebut.

“Air tidak mengalir selama 10 hari, aksi ini bentuk protes kami, karena janji PTMB air segera mengalir ternyata tak terealisasi” sebutnya.

Ia menyebut perwakilan para RT sempat datang ke Kantor PTMB pada pukul 09.00 Wita. Mereka dijanjikan setidaknya pukul 11.00 Wita air akan mengalir.

Pada kenyataannya hingga pukul 11.30, tak ada tanda-tanda air akan mengalir. Warga yang kecewa dan geram pun melampiaskan dengan menutup jalan utama di sekitar kawasan BDS.

Warga masih tetap bertahan memblokade hingga pukul 13.00 Wita, sebelumnya akhirnya manajemen PTMB datang menemui mereka di lokasi.

Perwakilan PTMB dipimpin Direktur Operasional Ali Rachman, didampingi Manajer Sekretaris Perusahaan Abdul Ramli dan Manajer Distribusi Indra Gunawan, berdialog langsung dengan warga.

Pertemuan itu menjadi ruang komunikasi terbuka antara perusahaan dan pelanggan, guna menjelaskan perkembangan penanganan, sekaligus mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat.

Dalam dialog, Ali Rachman menyadari betul, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, perusahaan memandang setiap keluhan pelanggan sebagai perhatian serius yang harus segera ditindaklanjuti.

Selama proses penanganan berlangsung, kata Ali Rachman, tim teknis bekerja secara berkelanjutan di lapangan untuk melakukan penelusuran, penggalian, perbaikan, hingga pengujian jaringan distribusi.

Manajemen PTMB kembali meminta waktu dan memastikan air mengalir pada malam hari.

Warga yang emosi, kecewa dan frustrasi pun akhirnya memilih berkompromi, dan bersedia membuka blokade jalan sambil menunggu kepastian air mengalir pada malam hari sesuai janji manajemen PTMB. (*)

 

Editor : Ismet Rifani
#air PTMB tak ngalir #warga BDS tutup jalan #Ali Rachman #demo #PTMB Balikpapan