BALIKPAPAN-Manajemen Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) menyampaikan permohonan maaf kepada pasien, keluarga pasien, dan masyarakat atas gangguan layanan yang terjadi akibat padamnya pasokan listrik di Gedung C Poliklinik pada Senin (22/6).
Gangguan tersebut terjadi setelah pasokan listrik dari jaringan PLN terputus secara mendadak. Pada saat yang sama, RSPB sedang menjalankan proses peremajaan dan peningkatan kapasitas sistem kelistrikan cadangan sebagai bagian dari upaya modernisasi infrastruktur rumah sakit.
Kondisi tersebut menyebabkan sistem kelistrikan di Gedung C Poliklinik tidak dapat beroperasi secara normal selama beberapa jam. Meski demikian, manajemen memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan melalui langkah-langkah darurat yang segera diterapkan.
Baca Juga: SPMB SMA/SMK Kaltim 2026 Terkendala Server Down, Disdikbud Bagi Jadwal Akses Berdasarkan Wilayah
Pelaksana Tugas Sementara (Pjs) Direktur RSPB drg M Husdiari, MARS mengatakan pemadaman listrik terjadi mulai pukul 11.00 hingga 14.50 Wita. Untuk menjaga kesinambungan layanan, rumah sakit langsung mengalihkan pusat pelayanan dari Gedung C ke Klinik Gedung A.
“Kami sangat memahami bahwa kenyamanan dan kepastian layanan merupakan hak utama pasien. Karena itu, saat terjadi gangguan listrik, kami segera melakukan pengalihan layanan agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan medis secara optimal,” ujarnya, Selasa (23/6).
Menurutnya, pengalihan layanan tersebut berhasil menjaga operasional sejumlah unit yang berada di Gedung C, di antaranya Klinik BPJS, Klinik Gigi, dan layanan Medical Check Up (MCU). Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama selama proses pemulihan berlangsung.
Manajemen RSPB juga segera mengerahkan tim teknis guna mempercepat sinkronisasi sistem daya darurat dan pemulihan jaringan listrik. Saat ini, seluruh sistem kelistrikan di Gedung C telah kembali beroperasi normal.
Selain melakukan pemulihan, RSPB tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan serta mempercepat penyelesaian instalasi sistem cadangan baru agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Manajemen RSPB mengapresiasi pengertian dan kesabaran masyarakat selama proses penanganan berlangsung. Rumah sakit menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas guna mendukung kenyamanan serta keselamatan pasien di Balikpapan. (pms/rd)
Editor : Romdani.