Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kemenag Balikpapan Gelar Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas, Angkat Tema Pesan Inklusif untuk Negeri

Muhammad Taufik • Kamis, 25 Juni 2026 | 20:26 WIB
 Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas di Ruang Teater Gedung Kesenian Balikpapan, Kamis (25/6).
Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas di Ruang Teater Gedung Kesenian Balikpapan, Kamis (25/6).

KALTIMPOST.ID-Kementerian Agama (Kemenag) Balikpapan menggelar kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas di Ruang Teater Gedung Kesenian Balikpapan, Kamis (25/6).

Kegiatan yang mengusung tema Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri tersebut diikuti 160 peserta yang terdiri atas anak yatim dan penyandang disabilitas dari berbagai wilayah di Balikpapan.

Kegiatan itu merupakan bagian dari program nasional Kementerian Agama dalam rangka memperingati 10 Muharam yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Selain menjadi momentum berbagi kebahagiaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap kelompok rentan, khususnya anak yatim dan penyandang disabilitas.

Baca Juga: Pegadaian Gelar Bazar Emas di Balikpapan, Dorong Masyarakat Mulai Investasi Emas untuk Masa Depan Finansial

Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Balikpapan Fajar Muchsony mengatakan Balikpapan mendapat amanah dari Kantor Wilayah Kemenag Kaltim untuk menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Lebaran Yatim merupakan agenda rutin Kementerian Agama yang dilaksanakan setiap 10 Muharam. Tahun ini kami mendapat amanah dari Kanwil Kemenag Kaltim untuk menyelenggarakannya di Balikpapan, bersamaan dengan pelaksanaan di berbagai daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada penyaluran santunan maupun bantuan kepada peserta.

Kemenag juga berupaya menghadirkan ruang partisipasi yang lebih luas agar anak-anak yatim dan penyandang disabilitas dapat terlibat aktif dalam setiap rangkaian kegiatan.

Baca Juga: Impor Nonmigas Balikpapan Naik 5,98 Persen pada April 2026, BPS Sebut Aktivitas Industri Masih Bergairah

Karena itu, tema yang diangkat tahun ini menitikberatkan pada penyampaian pesan-pesan inklusif dari anak-anak kepada masyarakat dan pemerintah.

Melalui forum tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan harapan, cita-cita, serta pandangan mereka mengenai lingkungan yang lebih ramah dan inklusif.

“Anak-anak tidak hanya menjadi penerima bantuan. Kami ingin mereka menjadi bagian dari kegiatan ini dengan menyampaikan pesan dan harapan mereka untuk negeri,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Kemenag berharap semangat kepedulian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas terus tumbuh di tengah masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang inklusif, setara, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga tanpa terkecuali.

Kemenag Balikpapan juga mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan budaya berbagi, kepedulian sosial, serta penghormatan terhadap hak-hak penyandang disabilitas dan anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih dari lingkungan sekitarnya. (rd)

Editor : Romdani.
#lebaran idulfitri #anak yatim #ibu kota nusantara #Kemenag Balikpapan #penyandang disabilitas