KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam memperluas daya tampung sekolah terus dikebut. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Pemkot resmi memulai pembangunan dua unit sekolah baru, yakni SMP Negeri 29 dan TK Negeri Pembina II di kawasan Grand City.
Proyek strategis Kota Balikpapan ini memakan anggaran sebesar Rp 23,3 miliar. Lelang diikuti oleh 78 peserta yang dimenangkan oleh PT Norma Noor, kontraktor asal Balikpapan.
Disdikbud mengklaim saat ini pekerjaan sudah berjalan di lapangan. “Progres sudah 10 persen sesuai dengan schedule,” kata Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik.
Baca Juga: Soroti Hujan Debu Cokelat Kilang Pertamina Balikpapan, DPRD Kaltim Desak Hasil Kajian Ilmiah
Dalam dokumen uraian singkat pekerjaan, kontraktor akan membangun dua gedung dan pekerjaan landscape seperti drainase, lapangan, parkiran, dan ground water tank (GWT).
Irfan menjelaskan, fasilitas yang dibangun terdiri dari 12 rombongan belajar (rombel), laboratorium, kantor, ruang guru, dan lapangan. Pihaknya memilih membangun dengan konsep minimalis.
“Kalau bangun rombel langsung banyak jadi mubazir. Padahal kita terima tiga kelas pada tahun awal operasional,” ujarnya. Sisanya rombel dibangun lagi secara bertahap di tahun selanjutnya.
Baca Juga: Hetifah Dorong Transformasi Pendidikan Lewat Teknologi Digital dan AI
Menurutnya daripada mubazir gedung dibangun duluan justru tidak terpakai. Dia berharap pada akhir tahun 2026, SMP 29 dan TK Negeri Pembina II dapat digunakan untuk menampung warga domisili Balikpapan Utara.
Sementara itu, Disdikbud Balikpapan melaporkan SD 22 Balikpapan Timur akan membuka tiga rombel pada tahun perdana ini. Usai pembangunan sekolah yang berlokasi di Perumahan Batakan Permai rampung akhir 2025. (*)
Editor : Duito Susanto