KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Kasus penemuan MinyaKita berbau solar dan berwarna pekat di sejumlah wilayah Jawa Tengah hingga Yogyakarta memicu investigasi pemerintah dan kepolisian. Meski di Balikpapan belum ditemukan laporan serupa, Disdag Balikpapan meminta masyarakat tetap waspada.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Balikpapan Haemusri Umar memastikan peredaran MinyaKita masih aman. Pihaknya belum menemukan ada laporan terkait kasus serupa di Kota Beriman.
“Sejauh ini temuan hanya dari distributor daerah Jawa,” ucapnya. Khususnya tersebar di beberapa wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan sebagian Jawa Timur.
“Sementara ini kami menunggu informasi dari Kementerian Perdagangan untuk hasil investigasi melalui uji laboratorium,” ucapnya. Haemusri mengimbau agar warga lebih waspada saat menerima atau membeli MinyaKita.
Jika ditemukan produk MinyaKita berbau solar jangan dikonsumsi karena tidak layak makan. “Khawatir bisa membuat makanan terasa pahit dan berdampak buruk bagi kesehatan,” tuturnya.
Dia mengingatkan agar masyarakat bisa segera mengamankan produk tersebut. Serta letakkan minyak yang jauh dari jangkauan anak-anak dan jangan digunakan untuk menggoreng.
Lalu mengembalikan atau menukar apabila MinyaKita merupakan bagian dari program bantuan pangan pemerintah. “Segera kembalikan ke pihak penyalur untuk ditukar dengan batch yang aman,” tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo