KALTIMPOST.ID-Memperingati Milad ke-54 Dewan Masjid Indonesia (DMI), Pengurus Daerah (PD) DMI Balikpapan menyalurkan santunan kepada ratusan anak yatim.
Penyerahan bantuan secara simbolis ini berlangsung khidmat di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC), pada Minggu (28/6).
Asisten II Sekkot Balikpapan Andi Yusri Ramli yang hadir mewakili Pemerintah Kota Balikpapan membuka kegiatan tersebut. Total bantuan diserahkan kepada 210 anak dari target 300 anak.
Ketua PD DMI Balikpapan M Dumairi mengatakan, pihaknya memiliki keterbatasan waktu sekitar 15 hari untuk mengumpulkan data penerima santunan. Hingga akhirnya sementara santunan bisa diserahkan kepada 210 anak.
“Kriteria penerima santunan merupakan anak yatim atau yatim piatu berusia 6-12 tahun,” katanya.
Dia menambahkan, pencarian calon penerima santunan masih akan berlanjut untuk memenuhi kuota sesuai target.
DMI Balikpapan murni mencari calon penerima santunan dengan turun langsung di lingkungan masyarakat.
Tim yang bertugas tersebar di enam kecamatan dan memastikan penerima santunan sudah tepat sasaran.
“Kami murni mencari di masyarakat, tidak dari panti asuhan atau yayasan yang memang biasanya sudah memiliki donatur,” tuturnya.
Dumairi menuturkan, pemberian santunan anak yatim ini sudah berjalan dua tahun terakhir.
Khususnya ketika Milad DMI bertepatan dengan bulan Muharram. “Kami berharap santunan ini bermanfaat dengan baik kepada anak. Semoga ke depan bisa lebih banyak lagi kuota penerima,” harapnya.
Pihaknya juga mengajak masyarakat agar ikut menyumbangkan sebagian rezeki untuk menyenangkan hati anak-anak yatim piatu atau memberi kemudahan bagi orang tua/wali.
Sementara itu, Andi Yusri Ramli mewakili wali kota Balikpapan menuturkan sangat mendukung kegiatan tersebut.
Menurutnya peringatan Milad DMI tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan organisasi dalam memakmurkan masjid.
Namun menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat. “Khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan kita bersama,” ungkapnya.
Ini bisa menjadi bekal semangat, harapan, dan motivasi mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berpendidikan, serta mampu meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.
“Kami berharap banyak kegiatan yang bisa dilaksanakan dalam penyelenggaraan milad, salah satunya seperti pemberian santunan,” tuturnya. Serta menjadi motivasi bagi hak-pihak lain untuk menyelenggarakan hal serupa. (rd)
Editor : Romdani.