KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Lima tim perwakilan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) siap bersaing di Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026. Usai lolos Seleksi Proposal KRTI 2026 yang diumumkan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan pada 24 Juni lalu.
Dosen ITK, M Ihsan Alfani Putera mengatakan, capaian tersebut menjadi prestasi yang semakin istimewa. Sebab, kelima tim yang lolos di lima divisi berbeda, menunjukkan kekuatan dan pemerataan kompetensi mahasiswa ITK dalam pengembangan teknologi robot terbang.
Dia menambahkan, secara nasional sebanyak 213 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dinyatakan lolos Seleksi Proposal KRTI 2026, dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya. Dari jumlah itu, ITK menjadi salah satu perguruan tinggi yang berhasil meloloskan tim di seluruh divisi yang dipertandingkan.
“Ini menjadi bukti, kesiapan ITK tidak hanya sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai kampus yang aktif membina talenta unggul di bidang teknologi dirgantara,” tambahnya.
Kelima divisi yang diikuti ITK dalam KRTI 2026, sambungnya, mencakup spektrum pengembangan teknologi robot terbang yang luas. Mulai dari pesawat tanpa awak sayap tetap, misi terbang jarak jauh, pesawat balap, pengembangan teknologi, hingga wahana lepas landas dan mendarat vertikal.
Ihsan berkata, keberhasilan ini menegaskan bahwa mahasiswa ITK mampu bersaing dalam berbagai kategori kompetisi yang menuntut inovasi, ketelitian desain, integrasi sistem, serta performa teknis yang tinggi.
Baca Juga: Pupuk Kaltim Raih Penghargaan AREA 2026, Pertegas Komitmen Bangun Ekonomi Inklusif
Berdasarkan surat pengumuman tersebut, seluruh tim yang lolos Seleksi Proposal KRTI 2026 selanjutnya diwajibkan menyiapkan Laporan Kemajuan dengan batas akhir pengumpulan pada 11 Agustus nanti. Tahapan ini akan menjadi penentu kesiapan masing-masing tim sebelum menuju kompetisi utama.
Tentunya, lanjut dia, dengan prestasi ini sekaligus menambah semangat ITK dalam menyongsong KRTI 2026. Apalagi, pihak kampus juga tengah dipersiapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan kompetisi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Jadi bukan hanya hadir sebagai penyelenggara, kami juga sebagai representasi kampus teknologi di Kalimantan yang mampu menunjukkan prestasi di tingkat nasional,” tutupnya.
Untuk diketahui, lima tim ITK yang lolos di antaranya Vajrasuparna Asma pada Divisi Fixed Wing (FW), Alap-Alap Asmawarman ITK pada Divisi Long Endurance Low Altitude (LELA), Meep Meep pada Divisi Racing Plane (RP), Pandhega Daksa pada Divisi Technology Development (TD), dan Evosky pada Divisi Vertical Take-off and Landing (VToL). (*)
Editor : Duito Susanto