KALTIMPOST.ID-Pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah di Kota Balikpapan pada Selasa (30/6) tidak mengganggu pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA 6 Balikpapan.
Seluruh tahapan verifikasi berkas dan pelayanan pendaftaran tetap berlangsung sesuai jadwal.
Sekolah yang berlokasi di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara itu tidak terdampak pemadaman saat jam operasional.
Kondisi tersebut membuat panitia tetap dapat memberikan layanan kepada calon murid baru tanpa hambatan.
Wakil Kepala SMA 6 Balikpapan Bidang Kesiswaan Heri Jatmiko mengatakan, jadwal pemadaman listrik di wilayah sekolah belum berlangsung saat proses verifikasi dilakukan.
“Kebetulan jadwal mati lampu belum sampai ke sini. Mungkin sudah masuk daftar, tetapi kemungkinan malam. Jadi kami tidak ada masalah,” ujarnya saat ditemui di sela pelaksanaan verifikasi SPMB, Rabu (1/7).
Baca Juga: KPU Balikpapan Tetapkan PDPB Triwulan II 2026, Jumlah Pemilih Bertambah 7.572 Orang
Menurut Heri, sistem SPMB yang telah berbasis daring turut membantu menjaga kelancaran proses penerimaan peserta didik baru.
Calon murid tidak harus datang ke sekolah untuk menyelesaikan tahapan administrasi karena proses pendaftaran dan verifikasi dapat dilakukan secara online.
“Verifikasi juga bisa dari rumah. Karena pendaftarannya online, masyarakat bisa menggunakan handphone,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui pemadaman listrik berpotensi menjadi kendala bagi calon peserta didik yang berada di wilayah terdampak.
Namun selama masih memiliki akses internet melalui telepon genggam atau dapat berpindah ke lokasi yang memiliki pasokan listrik, proses pendaftaran tetap dapat diselesaikan.
Hingga Rabu (1/7), panitia SPMB SMA 6 Balikpapan belum menerima laporan adanya kendala berarti akibat pemadaman listrik.
Sekolah memastikan seluruh tahapan penerimaan murid baru tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sekaligus menunjukkan sistem layanan berbasis digital mampu menjaga kelancaran proses administrasi di tengah gangguan layanan kelistrikan. (rd)
Editor : Romdani.