KALTIMPOST/ID, BALIKPAPAN - Proses verifikasi dan pendaftaran SPMB 2026 dipastikan berjalan ketat dan bebas dari gangguan server down. Guna menjaga persaingan yang adil, Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik mengimbau keras agar masyarakat tidak tergiur rayuan oknum menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP di Balikpapan resmi berakhir hari ini, Kamis (2/7). Khususnya jalur Domisili, Prestasi, Afirmasi, dan Mutasi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan Irfan Taufik menuturkan, tahapan verifikasi dan validasi (verval) hingga hari terakhir pendaftaran berlangsung aman dan lancar.
“Alhamdulillah, orangtua bisa mendaftar tanpa gangguan seperti down server dan lainnya,” katanya. Selanjutnya calon peserta didik tinggal menanti pengumuman yang akan disampaikan secara daring 3 Juli 2026 pukul 00.00 Wita.
Baca Juga: Aren Genjah Disiapkan Jadi Sumber Ekonomi Baru, Kutim Bidik Lahirnya UMKM Berbasis Potensi Desa
Irfan menyebutkan, setiap sekolah juga menampilkan informasi siapa saja calon peserta didik yang lolos sesuai kuota yang telah diatur sebelumnya. “Semua data dibuka secara transparan dan silakan dipantau langsung,” tuturnya.
Dia memastikan, calon peserta didik melewati mekanisme ketat dan bersaing secara adil. “Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mengawal dan mengawasi pelaksanaan SPMB,” tegasnya.
Sehingga semua tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Serta mengimbau agar tidak mudah percaya kepada oknum yang mengaku dapat meloloskan calon murid ke sekolah tertentu.
Terlebih dengan meminta imbalan dalam bentuk apa pun. Selanjutnya untuk pengumuman dan lapor diri bagi jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi selama 3 Juli - 5 Juli 2026.
Lalu perebutan kursi masih terbuka bagi sekolah yang memiliki sisa kuota melalui jalur reguler. Pendaftaran jalur reguler berlangsung selama 6 Juli - 8 Juli 2026.
Serta pengumuman jalur reguler 9 Juli - 10 Juli 2026. Nantinya hari pertama tahun ajaran baru pada 13 Juli 2026. Peserta didik mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada 13 Juli - 17 Juli 2026. (*)
Editor : Sukri Sikki