KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Nilai aset fantastis mencapai Rp 741,9 miliar di sejumlah perumahan mewah hingga bersubsidi di Balikpapan kini resmi beralih tangan ke pemerintah kota. Langkah besar ini diambil demi menyelamatkan fasilitas umum agar tidak terbengkalai yang kerap menjadi keluhan masyarakat.
Forum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mendorong proses penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) perumahan kepada Pemerintah Kota Balikpapan bisa semakin massif. Sehingga PSU bisa terkelola dengan baik.
Pertumbuhan penyerahan PSU perumahan mengalami peningkatan signifikan sejak 2023. Saat ini, total pertambahan nilai aset tercatat mencapai Rp 741,9 miliar dengan luas lahan 130 hektare per 2025.
“Itu lahan yang bisa diambil alih pemerintah kota untuk dikelola dan nantinya dimanfaatkan masyarakat,” kata Ketua Forum PKP Wahyullah Bandung. Rinciannya nilai aset dari PSU hanya Rp 236,2 miliar dengan luas lahan 88 hektare pada 2023.
Seperti enam PSU perumahan yang telah diserahkan pada 2023. Di antaranya Balikpapan Baru, Balikpapan Permai, Tamansari Bukit Mutiara. Khusus sarana pendidikan sudah diserahkan Balikpapan Regency, Pesona Bukit Batuah 1, dan Pesona Bukit Batuah 2.
Kemudian aset PSU naik menjadi Rp 315 miliar dengan luas lahan 94,8 hektare pada 2024. “Catatan Disperkim ada delapan perumahan yang menyerahkan aset, ada secara keseluruhan dan ada juga parsial,” sebutnya.
Baca Juga: Menuju Geopark Nasional, Karst Sangkulirang–Mangkalihat Diverifikasi Tim Nasional Pekan Depan
Hingga nilai aset PSU melonjak signifikan sebesar Rp 741,9 miliar pada 2025. Ada delapan perumahan menyerahkan PSU dengan sistem parsial. Misalnya Grand City menyerahkan sarana pendidikan dan sarana ibadah.
Lalu Citra City, Bukit Damai Indah, Citra Bukit Indah untuk PSU jalan, drainase, dan RTH. Total pengembang yang sudah menyerahkan PSU sebanyak 22 perumahan. “Meski secara parsial juga tidak apa-apa,” tuturnya.
Dia menilai suatu saat Balikpapan bisa menjadi kota tertata yang dikembangkan oleh developer. “Kalau program ini berjalan lancar, Balikpapan menjadi kota yang terencana dan terbangun dengan baik. Hasil dari kontribusi penyerahan PSU perumahan,” tutupnya. (*)
Editor : Duito Susanto