KALTIMPOST.ID - Aktivitas sore hari warga di beberapa kawasan Balikpapan tampaknya harus sedikit disesuaikan hari ini. Pihak PLN baru saja mengumumkan adanya gangguan mendadak pada sistem pusat pembangkit energi yang menyuplai aliran listrik di kota ini.
Demi menjaga agar jaringan listrik kota tetap aman dan tidak mengalami kerusakan yang lebih parah, petugas terpaksa melakukan pengaturan darurat. Dampaknya, aliran listrik ke sebagian rumah warga dan fasilitas publik akan dihentikan untuk sementara waktu.
Baca Juga: KPK Temukan Land Cruiser Rp2 Miliar yang Sempat Disembunyikan Bupati Kuansing
Kebijakan ini diambil agar proses perbaikan bisa berjalan lebih cepat. Menurut informasi resmi dari PLN ULP Balikpapan Selatan dan Balikpapan Utara, pemadaman ini dijadwalkan berlangsung pada sore hari, tepatnya pada Kamis, 2 Juli 2026 mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WITA.
Berikut adalah daftar wilayah di Balikpapan yang terdampak penghentian aliran listrik sementara sore ini:
· Kawasan Balikpapan Selatan: Perumahan PT Her, Perumahan Melati, Jalan Mukmin Faisal, Sepinggan Baru, dan sekitarnya.
· Kawasan Balikpapan Utara: Jl. Akses TPK Pulau Balang KM 13, Jl. Sultan Hasanuddin, Kariangau, Perumahan DMR, Perumahan BRM, Perumahan Green Valley Kariangau, Pelabuhan Ferry Kariangau, area Buma, dan sekitarnya.
Baca Juga: Biaya Bagasi Pesawat Bikin Kantong Jebol? Lakukan Trik Ini Sebelum Menuju Bandara
Pihak PLN menegaskan bahwa seluruh tim teknis saat ini sudah diterjunkan ke lapangan untuk mempercepat pemulihan di pusat gangguan. Harapannya, proses ini bisa selesai lebih awal agar masyarakat bisa kembali menikmati fasilitas listrik dengan normal.
Meski demikian, jadwal dan durasi pemadaman ini bersifat dinamis. Aliran listrik bisa saja menyala lebih cepat atau justru mengalami perubahan waktu tergantung dari perkembangan situasi beban daya dan kelancaran perbaikan di lapangan.
Bagi Anda yang berada di wilayah tersebut, disarankan untuk segera mengisi daya perangkat elektronik penting (gadget atau lampu darurat) sebelum pukul tiga sore. Pihak PLN juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh situasi darurat ini. ***
Editor : Dwi Puspitarini