KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Sebanyak 62 anak ikut serta dalam kegiatan Khitanan Massal Gratis di Kampus Yayasan Pendidikan Labbaika, Samarinda, pada Minggu (5/7). Agenda tersebut merupakan garapan Yayasan Pendidikan Labbaika Samarinda.
Diketahui, kegiatan ini diprakarsai oleh Ketua Yayasan Pendidikan Labbaika, Ahmad Syaukani bin Abu Thalhah rahimahullah. Diikuti oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu, kegiatan tersebut ialah bentuk komitmen pihak yayasan dalam berkegiatan sosial.
“Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan khitanan bagi anak-anak mereka,” ujar Ahmad.
Baca Juga: Siswi SMP Balikpapan Jihan Nurrainy Raih Gelar Winner Indonesia’s Girl Junior 2026
Melalui kegiatan ini, Yayasan Pendidikan Labbaika mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan.
“Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 148: fastabiqul khairat yang artinya berlomba-lombalah dalam kebaikan,” tambahnya.
Semangat itulah, lanjutnya, yang menjadi landasan dalam menghadirkan program-program sosial. Yang juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
Dia menambahkan, pihaknya memberi apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Baik berupa tenaga, pikiran, maupun bantuan lainnya, sehingga program khitanan massal gratis ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut serta menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong dalam membantu sesama,” tutupnya.
Baca Juga: LPM Sebaru Cup 2026 Sukses: SSB Kukayu Borong Dua Gelar Juara
Sebagai informasi, pelaksanaan khitanan massal ini didukung oleh 8 tenaga dokter yang dipimpin oleh dr Citra Anugrah Arini, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman. Seluruh proses khitan dilakukan dengan mengutamakan standar pelayanan medis yang aman, profesional, dan nyaman bagi peserta. (*)
Editor : Sukri Sikki