Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Telan Dana APBN Rp46,5 Miliar, Proyek Bendali Hulu Sungai Ampal Balikpapan Diklaim Mampu Jinakkan Banjir!

Dina Angelina • Selasa, 7 Juli 2026 | 17:06 WIB
TINJAU PROYEK BANJIR: Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo (kiri) melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan Bendali Hulu Sungai Ampal di belakang Pasar Segar, Selasa (7/7/2026).
TINJAU PROYEK BANJIR: Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo (kiri) melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan Bendali Hulu Sungai Ampal di belakang Pasar Segar, Selasa (7/7/2026).

BALIKPAPAN – Proyek raksasa pengendalian banjir di Kota Balikpapan terus menunjukkan progres. Berlokasi tepat di belakang Pasar Segar, pembangunan Bendali Hulu Sungai Ampal yang didanai APBN sebesar Rp46,5 miliar ini diklaim mampu mereduksi luapan banjir hingga 15,7 persen atau mencakup area seluas 40 hektare. 

Saat meninjau lokasi pada Selasa (7/7/2026), Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menegaskan fasilitas ini akan menampung ratusan ribu kubik air kiriman dari wilayah Balikpapan Utara dan Jalan MT Haryono agar tidak menenggelamkan permukiman warga di hilir.

Proyek dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV. Fasilitas ini berperan penting dalam pengendalian banjir yang masih menghantui Kota Minyak. 

Reduksi luapan banjir sebesar 15,7 persen atau 40 hektare dari tiga saluran sekaligus. Di antaranya Straat 3, Sumberejo, dan Depsos Bawah sebelum masuk ke pemukiman di hilir DAS Ampal. 

“Fungsinya menampung sementara debit air karena saluran punya daya tampung terbatas,” sebutnya. Ketika hujan, air tidak langsung masuk ke saluran yang terbuang ke hilir. 

Total lahan Bendali Hulu Sungai Ampal seluas 9,8 hektare. Kontraktor penyedia jasa PT Aura Sinar Baru. Kegiatan ini memakan alokasi anggaran Rp46,5 miliar dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum. 

Masuk pekan ke-15 pekerjaan, kontraktor menurunkan 8 alat berat untuk mempercepat proses pekerjaan. “Saat ini, progres pekerjaan sebesar 12 persen dan deviasi -1 persen dari rencana,” ucapnya.

Bendali Hulu Sungai Ampal ditargetkan rampung sesuai deadline pada 21 Desember. Kontraktor mendapatkan waktu selama 270 hari kalender atau enam bulan untuk menyelesaikan proyek tersebut. 

Lingkup pekerjaan mulai dari normalisasi sungai, pelimpah samping, kolam retensi, landscape, dan sebagainya. Ada pun teknis pekerjaan catchment area seluas 7,19 kilometer persegi. 

Selanjutnya volume tampungan total 126.274 meter kubik, luas tampungan 101.674 meter kubik, dan tinggi kolam 5,30 meter. Bagus menambahkan, fasilitas ini tidak hanya sekadar bendali dan pintu air. 

Melainkan tempat ruang terbuka hijau (RTH). Masyarakat bisa sambil memancing hingga jogging. “Selain fungsi utama untuk menampung air hujan, nantinya bisa sebagai lokasi wisata keluarga,” ujarnya.

Menurutnya kurang lebih akan dibangun seperti Waduk Wonorejo dengan tampilan yang lebih bagus dan versi lebih besar. “Karena turap-turapnya di pinggir kolam nanti lebih rapi,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Bendali Hulu Sungai Ampal #Bagus Susetyo Wakil Wali Kota Balikpapan #BWS Kalimantan IV #pengendalian banjir