BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Balikpapan mengajak masyarakat memperkuat komunikasi di lingkungan keluarga sebagai langkah pencegahan penyebaran HIV dan berbagai perilaku berisiko pada anak maupun remaja. Edukasi sejak dini dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter serta perilaku hidup sehat.
Kepala Dinkes Balikpapan Alwiati mengatakan, keluarga merupakan lingkungan pertama yang berperan dalam memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai kehidupan, termasuk pentingnya menjaga kesehatan dan menghindari perilaku yang berisiko.
"Saya berharap masyarakat meningkatkan komunikasi dan edukasi kepada keluarga. Semua dimulai dari keluarga agar anak-anak kita tidak terjerumus," ujarnya, Selasa (7/7).
Selain komunikasi yang terbuka, Alwiati menilai pendidikan agama juga memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga. Menurutnya, pembentukan karakter anak akan lebih kuat apabila didukung lingkungan keluarga yang harmonis dan nilai-nilai keagamaan yang diterapkan sejak dini.
Ia menambahkan, kondisi keluarga yang kurang harmonis kerap menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tumbuh kembang anak. Karena itu, pembinaan keluarga perlu menjadi perhatian bersama agar orang tua mampu memberikan pendampingan dan pengawasan secara optimal.
"Menurut saya, pendidikan agama dan penguatan keluarga sangat penting. Biasanya mereka berasal dari keluarga yang kurang harmonis. Karena itu keluarga harus diperkuat agar mampu membina anak-anaknya," katanya.
Alwiati juga menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan. Menurutnya, kehadiran figur ayah menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung pencegahan berbagai perilaku berisiko pada anak dan remaja.
"Peran ayah penting sekali dalam keluarga untuk pencegahan. Figur ayah sangat penting," pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan