Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tembus 5 Besar Nasional, Pemkot Balikpapan Dicecar Bappenas Soal Visi-Misi, Ini Hasilnya!

Dina Angelina • Kamis, 9 Juli 2026 | 16:28 WIB
BEBER DATA: Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo memberikan pemaparan saat Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 di Aula Balai Kota, Kamis (9/7). Balikpapan berhasil masuk dalam lima besar nominasi nasional.
BEBER DATA: Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo memberikan pemaparan saat Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 di Aula Balai Kota, Kamis (9/7). Balikpapan berhasil masuk dalam lima besar nominasi nasional.

BALIKPAPAN - Langkah Kota Balikpapan menuju tahta juara Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 semakin dekat. Memasuki penilaian Tahap II di Aula Balai Kota pada Kamis (9/7), Wakil Wali Kota Bagus Susetyo bersama jajaran perangkat daerah 'dicecar' pertanyaan kritis oleh tim penilai. 

Balikpapan masuk dalam lima besar nominasi tingkat nasional. Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo hadir memberikan pemaparan bersama Bappeda Litbang dan jajaran perangkat daerah lainnya. 

Dalam diskusi tersebut, tim penilai mempertanyakan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga implementasi untuk mewujudkan visi-misi Pemerintah Kota Balikpapan.

Terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. “Bagaimana menerjemahkan visi-misi dalam transformasi birokrasi, ekraf, layanan kesehatan, pendidikan, dan sebagainya,” kata Bagus.

Termasuk yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan indikator penilaian pemerintah. Seperti rasio gini, indeks pembangunan manusia (IPM), kota ramah anak dan disabilitas. Pertanyaan disampaikan secara lengkap.  

“Alhamdulillah semua bisa terjawab dan mudah-mudahan sesuai dengan ekspektasi tim penilai,” sebutnya. Selain itu, tim penilai juga berkomunikasi dengan stakeholder Pemerintah Kota Balikpapan. 

Baik dari dunia usaha, asosiasi, akademisi, LSM, penggiat lingkungan hidup, dan lainnya. Tujuannya memastikan pemaparan pemerintah sesuai dengan fakta di lapangan sehari-hari.

“Selama ini, stakeholder kami turut libatkan dalam perencanaan dan pengawasan. Lalu dari legislatif juga ditanya apa implementasi program sudah sesuai atau tidak,” sebutnya.

Itu membuktikan koordinasi dan komunikasi terjalin dalam membangun kota. Bagus mengklaim penilaian berjalan apa adanya. "Kami tidak ada melebih-lebihkan informasi, mereka selama ini ikut terlibat dalam pembangunan," imbuhnya.  

Seperti diketahui, saat ini Balikpapan bersaing dengan Tangerang, Manado, Pekalongan, dan Kendal merebutkan gelar PPD 2026 tingkat kabupaten/kota. (*)

Editor : Ismet Rifani
#Penghargaan Pembangunan Daerah #Bagus Susetyo #bappenas