KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kaltim memperkuat kolaborasi dengan SMA Kristen IPEKA Balikpapan sebagai upaya mencegah peredaran narkoba.
“Kami antisipasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar,” terang Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu. Kedatangan Romylus disambut Kepala SMA Kristen IPEKA Balikpapan, Etti Hartiwi, beserta guru.
Pertemuan itu membahas langkah strategis untuk memperkuat edukasi, pengawasan, dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan peserta didik. Menurut Romylus, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam membangun benteng pencegahan terhadap ancaman narkoba.
Baca Juga: Lahan Terbakar di Pulau Balang KM 13, Brimob Bergerak Cepat Padamkan Api
Keterlibatan guru dan tenaga pendidik menjadi kunci untuk mendeteksi sejak dini potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah. “Kami mengharapkan kerja sama yang baik antara kepolisian dan pihak sekolah dalam melakukan pencegahan,” ujarnya.
Para guru memiliki peran penting untuk memberikan pengawasan, pembinaan, dan perhatian kepada para siswa agar peserta didik terhindar dari pengaruh buruk narkoba.
Pendekatan yang dilakukan kepolisian tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan upaya penyelamatan generasi muda.
Karena itu, apabila ditemukan pelajar yang terindikasi menggunakan narkoba, proses rehabilitasi akan menjadi langkah utama sesuai ketentuan yang berlaku. “Tujuan utama kita bukan hanya melakukan penindakan, tetapi juga menyelamatkan anak-anak bangsa,” jawabnya.
Baca Juga: Musim Masuk Sekolah Bikin Tenant Plaza Balikpapan Kebanjiran Pembeli, Transaksi Diprediksi Naik
Bagi pelajar yang membutuhkan bantuan, proses rehabilitasi menjadi salah satu langkah untuk pemulihan dan memberikan kesempatan untuk kembali meraih masa depan.
Kerja sama dengan sekolah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat lingkungan belajar yang aman dan sehat.
Etti Hartiwi menambahkan, sosialisasi dan pendampingan dari kepolisian menjadi bekal penting bagi siswa untuk memahami risiko penyalahgunaan narkoba.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ditresnarkoba Polda Kaltim yang telah memberikan perhatian dan kepedulian kepada para pelajar kami. Edukasi serta kerja sama seperti ini sangat penting agar siswa memahami bahaya narkoba dan mampu menjauhinya,” papar Etti.
Pihak sekolah berharap sinergi dengan kepolisian dapat terus berlanjut melalui kegiatan penyuluhan, pembinaan, dan pendampingan secara berkala.
Dengan kolaborasi tersebut, upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba diharapkan semakin optimal sekaligus melindungi generasi muda Kaltim. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo