KALTIMPOST.ID-Gangguan distribusi air bersih yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kota Balikpapan tidak hanya berdampak pada aktivitas rumah tangga, tetapi juga memengaruhi pola aktivitas masyarakat.
Salah satu dampaknya terlihat dari meningkatnya jumlah pengunjung di Kolam Renang Karang Joang Golf yang menjadi alternatif warga untuk memenuhi kebutuhan mandi sekaligus berwisata bersama keluarga.
Pantauan Kaltim Post di Kolam Renang Karang Joang Golf, Jalan Soekarno Hatta Kilometer 5,5, Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara, Minggu (19/7), kawasan tersebut dipadati pengunjung sejak siang hingga sore.
Anak-anak terlihat bermain air didampingi orang tua, sementara sebagian pengunjung dewasa memanfaatkan fasilitas kolam untuk berenang maupun membersihkan diri di tengah belum normalnya pasokan air bersih di beberapa kawasan.
Penjaga Kolam Renang Karang Joang Golf Tupar mengatakan lonjakan jumlah pengunjung mulai terasa sejak distribusi air bersih mengalami gangguan.
Menurutnya, operasional kolam tetap berjalan normal karena menggunakan sumber air sendiri sehingga tidak bergantung pada pasokan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB).
“Lumayan ramai semenjak mati air ini. Di sini tidak terdampak karena kami menggunakan sumber air sendiri, jadi operasional tetap berjalan normal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada akhir pekan tingkat kunjungan biasanya meningkat sekitar 50 persen dibandingkan hari biasa.
Namun, sejak gangguan distribusi air terjadi, jumlah pengunjung diperkirakan bertambah hingga sekitar 70 persen karena banyak warga memilih datang ke kolam renang.
“Biasanya setelah liburan sekolah selesai, hari kerja mulai sepi lagi. Tapi sejak mati air, pengunjung tetap ramai karena banyak yang datang ke sini,” katanya.
Meningkatnya kunjungan tersebut terjadi seiring gangguan distribusi air bersih yang dipicu pekerjaan interkoneksi pipa air baku menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kampung Damai.
Pekerjaan yang dilakukan PTMB itu merupakan bagian dari upaya meningkatkan keandalan sistem penyediaan air bersih.
Namun selama proses berlangsung, distribusi air ke sejumlah wilayah sempat terhenti dan saat ini masih berada dalam tahap normalisasi.
Beberapa kawasan yang terdampak antara lain sebagian wilayah Balikpapan Kota, Balikpapan Tengah, Balikpapan Selatan, dan Balikpapan Utara.
Di Balikpapan Utara, Perumahan Graha Indah menjadi salah satu kawasan yang dilaporkan masih mengalami gangguan distribusi akibat tekanan air yang belum sepenuhnya pulih.
Kondisi tersebut membuat sebagian warga mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan dasar, khususnya mandi dan menjaga kebersihan.
Kolam Renang Karang Joang Golf pun menjadi salah satu pilihan karena memiliki pasokan air yang stabil sekaligus menawarkan sarana rekreasi keluarga di akhir pekan.
Meski mengalami peningkatan kunjungan, aktivitas di kawasan kolam renang tetap berlangsung tertib.
Pengunjung memanfaatkan fasilitas sesuai kebutuhan, baik untuk berolahraga, bersantai, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga.
Masyarakat berharap proses normalisasi distribusi air bersih yang dilakukan PTMB dapat segera rampung sehingga layanan kembali pulih di seluruh wilayah Balikpapan.
Hingga kondisi tersebut benar-benar normal, keberadaan fasilitas yang memiliki sumber air mandiri menjadi alternatif bagi sebagian warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (rd)
Editor : Romdani.