Hasil Seleksi 2.087 Lowongan JMF Balikpapan 2026 Masih Diproses, Diikuti 3.900 Pengunjung

Dina Angelina • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 10:34 WIB
BURSA KERJA: Antusiasme pencari kerja saat mendatangi Job Market Fair 2026 di BSCC Dome Balikpapan. (ANGGI PRADITHA/KP)

 

 
BURSA KERJA: Antusiasme pencari kerja saat mendatangi Job Market Fair 2026 di BSCC Dome Balikpapan. (ANGGI PRADITHA/KP)    

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan memperkirakan rekapitulasi akhir jumlah pelamar yang diterima bekerja pada Job Market Fair (JMF) 2026 baru dapat diketahui sekitar satu bulan ke depan.

​Seperti diketahui, total ada 86 perusahaan dari JMF 2026 masih menjalankan tahapan seleksi berkas hingga wawancara untuk mengisi 2.087 lowongan pekerjaan yang tersedia.

​Kepala Disnaker Kota Balikpapan, Adamin Siregar, menjelaskan bahwa seluruh proses penyeleksian kandidat dilakukan sepenuhnya oleh pihak perusahaan sesuai kualifikasi dan kebutuhan masing-masing.

Pihaknya belum bisa menyampaikan hasil evaluasi JMF karena proses rekrutmen masih berjalan. Dia memprediksi butuh waktu kurang lebih satu bulan lagi untuk mendapatkan data dari perusahaan.

“Karena seluruh berkas yang masuk masih diperiksa dan diteliti, kemudian dilanjutkan dengan proses wawancara oleh masing-masing perusahaan," ujar Adamin kepada awak media.

Baca Juga: Pantai Lamaru Jadi Pusat Aksi Hari Mangrove Sedunia 2026, Gubernur Rudy Mas'ud Dijadwalkan Memimpin

Adamin menambahkan, proses seleksi bertahap tersebut menyebabkan penyerapan tenaga kerja tidak dapat diumumkan secara instan setelah pameran berakhir. Khususnya jumlah pencari kerja yang nanti lolos dan diterima perusahaan.

“Berkas yang masuk masih diseleksi oleh perusahaan. Jika persyaratannya memenuhi, baru masuk ke tahapan berikutnya. Jadi memang tidak bisa langsung diterima sekaligus," katanya.

​Selama dua hari penyelenggaraan JMF 2026 di BSCC Dome Balikpapan, Disnaker mencatat kehadiran  hingga 3.900 pengunjung. Namun, angka tersebut mencakup keseluruhan pengunjung lokasi pameran, bukan total pelamar yang resmi mengajukan lamaran kerja.

Adamin menjelaskan jika merujuk JMF Tahun 2025, tingkat penyerapan tenaga kerja sekitar 48 persen dari total lowongan yang ditawarkan. Pada tahun ini, Disnaker Balikpapan menargetkan tingkat penyerapan dapat meningkat hingga melampaui 50 persen.

​"Kami berharap bisa di atas 50 persen. Dari sekitar 2.000 lowongan, kalau bisa terserap sekitar 1.000 orang sudah cukup baik," jelas Adamin. Artinya sekaligus menekan angka pengangguran.

​Sebagai langkah lanjutan untuk memperluas peluang kerja masyarakat, Disnaker Balikpapan berencana kembali menggelar Job Market Fair pada akhir tahun 2026.

“Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, tingkat penyerapan pada bursa kerja akhir tahun cenderung lebih rendah dibandingkan penyelenggaraan tahap pertama,” tandasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
Adamin Siregar job fair kota balikpapan disnaker balikpapan