Dugaan Pengeroyokan Guru di Balikpapan Timur, Polisi Identifikasi Para Pelaku  

M Ibrahim • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 12:37 WIB
Korban MA

 
Korban MA  

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Guru Sekolah Dasar (SD) 017 Balikpapan Timur berinisial MA diduga menjadi korban pengeroyokan. Polsek Balikpapan Timur telah mengidentifikasi sejeumlah pelaku.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Timur AKP M Chusen membenarkan adanya laporan dugaan pengeroyokan tersebut.

“Saat ini laporan sudah kami terima dan sedang ditindaklanjuti. Korban juga telah menjalani pemeriksaan medis atau visum,” ujar Chusen.

Baca Juga: Ratusan Personel Razia THM Seven Six dan L2C, Ini Hasilnya

Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap korban maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Mantan Kasat Samapta Polresta Balikpapan ini menerangkan, pihaknya telah mengidentifikasi salah satu terduga pelaku berinisial F yang masih berstatus pelajar.

“Proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku setelah seluruh fakta dan alat bukti terkumpul. Kami masih lakukan pengembangan pelaku lain,” tegasnya.

Baca Juga: Dorong Mutu Pendidikan, Tim Prodamat UAD Bekali Tenaga Pendidik Balikpapan Timur Teknologi Digital

Polisi mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan mempercayakan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum agar proses penyidikan dapat berjalan secara objektif dan profesional.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Lapangan Tembak Lambada RT 33, Teritip, Balikpapan Timur, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 13.20 Wita.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kejadian bermula ketika korban melintas di TKP, melihat seorang siswa mengendarai sepeda motor sambil mengenakan seragam sekolah dan merokok.

Sebagai seorang pendidik, korban kemudian memberikan teguran secara lisan agar siswa tersebut tidak merokok saat masih memakai seragam sekolah. Namun, teguran itu justru mendapat respons negatif.

Baca Juga: Polsek Long Ikis Ungkap Peredaran Obat Keras Tanpa Izin, Ratusan Butir Yorindo dan Dobel L Disita dari Warung Warga

Menurut keterangan kepolisian, siswa tersebut sempat menjawab, “Kenapa kamu tegur saya? Orangtua saya saja tidak pernah marahi saya,” kata Chusen.

Melihat situasi mulai menarik perhatian warga, korban memilih meninggalkan lokasi untuk menghindari keributan. Namun, korban kemudian diikuti oleh tiga orang siswa bersama orangtua salah satu siswa serta seorang paman siswa hingga ke kawasan Jalan Lapangan Tembak Lambada.

Setibanya di lokasi, korban berusaha menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Ia menyampaikan permohonan maaf dan menjelaskan bahwa dirinya hanya menegur siswa secara lisan tanpa melakukan kekerasan.

Meski demikian, siswa tersebut disebut menyampaikan kepada orangtuanya bahwa dirinya telah dipukul oleh korban. Tuduhan itu langsung dibantah korban.

Situasi kemudian memanas ketika salah seorang siswa melontarkan ucapan, “Banyak betul omonganmu.” Tak lama kemudian, paman siswa tersebut diduga memukul korban.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang perempuan berada di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, perempuan tersebut diketahui berinisial RL merupakan istri korban sekaligus guru sosiologi di salah satu SMA negeri Balikpapan yang berusaha melerai. (*)

Editor : Sukri Sikki
guru Balikpapan Timur pengeroyokan polresta balikpapan