Bukan Sekadar Adu Kebut, Drag Bike Dhira Brata Cup 2026 Bawa Pesan Penting untuk Generasi Muda

M Ibrahim • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 17:07 WIB
JUARA: Para juara menerima penghargaan pada ajang Drag Bike Dhira Brata Cup di Lapangan Eks Bandara Temindung, Samarinda.
JUARA: Para juara menerima penghargaan pada ajang Drag Bike Dhira Brata Cup di Lapangan Eks Bandara Temindung, Samarinda.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Drag Bike Dhira Brata Cup 2026 resmi menjadi magnet para pencinta otomotif nasional yang digagas Ikatan Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1990.

Acara digelar di Lapangan Eks Bandara Temindung, Samarinda, ini diikuti 506 pembalap dari berbagai daerah yang bersaing pada 32 kelas balap.

Ajang bergengsi yang Dhira Brata tersebut tidak hanya menjadi arena adu kecepatan, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Melalui kejuaraan resmi ini, para pembalap memiliki ruang untuk menyalurkan bakat dan hobi balap secara aman tanpa harus melakukan aksi balap liar di jalan umum,” ungkap Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi.

Baca Juga: Hadapi El Nino, PDAM Danum Taka Lirik Air Eks Tambang PPC Jadi Cadangan Air Bersih 

Sementara itu, Ketua Ikatan Alumni Akpol 1990 Dhira Brata yang juga Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Open Drag Bike Dhira Brata Cup Championship 2026 melalui tayangan video karena sedang menjalankan tugas kedinasan.

Menurutnya, kejuaraan ini merupakan bentuk kolaborasi antara dunia otomotif dan kepolisian dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, khususnya di kalangan generasi muda.

“Acara ini bukan hanya menjadi wadah kompetisi otomotif, tetapi juga sarana edukasi agar masyarakat dan generasi muda menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta membangun budaya berkendara yang aman di Indonesia,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa semangat berkompetisi harus diwujudkan di lintasan balap yang telah memenuhi standar keselamatan, bukan di jalan raya yang digunakan masyarakat umum.

Baca Juga: Bank Kutim dan Perumdam Dapat Jatah Penyertaan Modal Rp 25 Miliar, Bupati Sebut BUMD Lain Masih "Diobati"

Karena itu, penyelenggaraan Drag Bike Dhira Brata Cup diharapkan mampu menjadi alternatif positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan balap secara profesional sekaligus mengurangi potensi balap liar yang membahayakan pengguna jalan.

Ada 32 kelas diperlombakan dalam kejuaraan ini. Mulai dari kelas utama, supporting, Sunmori Open, kelas lokal Kalimantan Timur, lokal Samarinda-Kutai Kartanegara, hingga kelas Harley-Davidson dan motor gede (moge), sehingga mampu mengakomodasi berbagai kategori pembalap.

Memasuki hari kedua pelaksanaan, persaingan dipastikan semakin sengit karena seluruh pembalap terbaik akan bertarung pada babak final untuk memperebutkan gelar juara di masing-masing kelas.

Dedi Prasetyo berharap kejuaraan ini dapat terus menjadi agenda tahunan yang melahirkan pembalap-pembalap berprestasi sekaligus memperkuat kampanye keselamatan berlalu lintas di Indonesia. Semangat yang diusung penyelenggara pun sangat jelas, yakni “Gas di sirkuit, tertib di jalan.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kecepatan memiliki tempatnya sendiri di arena balap, sedangkan jalan raya merupakan ruang bersama yang harus dijaga demi keselamatan seluruh pengguna jalan. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Drag Bike Dhira Brata Cup 2026 Drag Bike Samarinda Dhira Brata Cup balap motor Samarinda balap liar