Basecamp Wira Charity Teman Bertumbuh di Belakang Markas PMI Klandasan, Hidupkan Permainan Tradisional, Ajak Anak Lepas Gadget Sejenak

Nuron Setya Wijaya • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 19:21 WIB
SERU: Anak-anak memainkan berbagai permainan tradisional, mulai dari egrang bambu hingga bakiak panjang yang dimainkan secara berkelompok di Basecamp Wira Charity Teman Bertumbuh.
SERU: Anak-anak memainkan berbagai permainan tradisional, mulai dari egrang bambu hingga bakiak panjang yang dimainkan secara berkelompok di Basecamp Wira Charity Teman Bertumbuh.

BALIKPAPAN- Tawa dan sorak sorai anak-anak terdengar dari basecamp Wira Charity Teman Bertumbuh di belakang Markas PMI Klandasan, Minggu (26/7). Sekitar 25 anak mengikuti kegiatan bermain permainan tradisional secara gratis sebagai upaya mengajak mereka kembali aktif bergerak, bersosialisasi, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap gadget.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak memainkan berbagai permainan tradisional, mulai dari egrang bambu hingga bakiak panjang yang dimainkan secara berkelompok.

Permainan itu tidak hanya menghadirkan keseruan, tetapi juga melatih keseimbangan, koordinasi tubuh, kerja sama tim, dan komunikasi antarpeserta.

Kakak Pendamping Wira Charity Teman Bertumbuh, Irawati, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda khusus yang digelar komunitas untuk mengajak anak-anak menikmati waktu bermain secara langsung bersama teman sebaya.

"Anak-anak sekarang lebih sering bermain gadget. Lewat kegiatan ini kami ingin mengajak mereka kembali merasakan serunya permainan tradisional yang mengajarkan banyak hal, bukan hanya sekadar bermain," ujarnya.

Menurut Ira, Wira Charity Teman Bertumbuh merupakan komunitas sosial yang rutin mengadakan kegiatan setiap bulan dengan tema yang berbeda-beda.

Selain bermain bersama anak-anak, komunitas tersebut juga menggelar kegiatan belajar bersama, berbagi kepada masyarakat, hingga aksi sosial lainnya.

Ia menjelaskan, permainan tradisional dipilih karena memiliki nilai edukatif yang masih relevan bagi perkembangan anak. Selain meningkatkan aktivitas fisik, permainan seperti egrang dan bakiak juga mengajarkan kekompakan, sportivitas, kesabaran, serta kemampuan menyelesaikan tantangan bersama.

"Harapannya, anak-anak bisa memiliki waktu untuk lepas dari gadget. Kalau tidak diajak berkegiatan seperti ini, biasanya mereka sibuk dengan handphone masing-masing. Kami ingin mengenalkan kembali permainan tradisional agar tidak hilang dan tetap dikenal generasi sekarang," katanya.

Selain menjadi sarana bermain, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk membangun interaksi sosial yang semakin jarang ditemukan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Melalui aktivitas di ruang terbuka, mereka diajak saling mengenal, bekerja sama, dan belajar menghargai teman melalui permainan.

Ke depan, Wira Charity Teman Bertumbuh berharap semakin banyak orang tua yang melibatkan anak dalam aktivitas bermain di luar rumah. Menurut mereka, keseimbangan antara penggunaan teknologi dan permainan tradisional penting untuk mendukung tumbuh kembang anak, baik dari aspek fisik, sosial, maupun emosional. (*)

Editor : Ismet Rifani
Wira Charity Teman Bertumbuh hidupkan permainan tradisional Irawati