Kebakaran Pasar Sepinggan Balikpapan, Belasan Mobil Damkar Berjibaku Jinakkan Api

Muhammad Taufik • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 10:07 WIB
Petugas gabungan berjibaku memadamkan api yang melanda Pasar Sepinggan, Balikpapan, Jumat (31/7) pagi. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)
Petugas gabungan berjibaku memadamkan api yang melanda Pasar Sepinggan, Balikpapan, Jumat (31/7) pagi. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kebakaran melanda Pasar Sepinggan, Balikpapan, Jumat (31/7) pagi. Api yang mulai dilaporkan sekitar pukul 06.00 Wita menghanguskan sejumlah kios dan merembet ke beberapa bangunan di sekitar pasar.

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengatakan seluruh sumber daya langsung dikerahkan begitu laporan kebakaran diterima. Langkah cepat dilakukan mengingat sebagian besar bangunan di kawasan pasar berbahan kayu sehingga api mudah menyebar.

"Kami mendapat informasi sekitar pukul 06.00 bahwa terjadi kebakaran di Pasar Sepinggan. Karena sebagian besar bangunan pasar berbahan kayu, seluruh sektor langsung dikerahkan untuk melakukan pemadaman," ujarnya di lokasi.

Baca Juga: Gunung Odang Diperkuat Beton FS45, Keselamatan Pengguna Jalan Jadi Prioritas

Sekitar 15 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan api. Operasi pemadaman juga melibatkan personel TNI, Polri, Brimob, Polda Kalimantan Timur, serta bantuan dari Pertamina Hulu Mahakam (PHM).

Hingga proses pendinginan berlangsung, BPBD belum dapat memastikan jumlah kios yang terbakar. Petugas masih fokus memadamkan titik api yang tersisa sehingga pendataan belum bisa dilakukan secara menyeluruh.

"Untuk sementara kami belum bisa mendata jumlah kios yang terbakar karena masih proses pendinginan. Masih ada satu titik yang berkobar," kata Usman.

Selain menghanguskan kios pasar, kobaran api juga merembet ke sejumlah bangunan di bagian belakang kawasan pasar. Jumlah bangunan yang terdampak masih menunggu pendataan dari Dinas Perdagangan Kota Balikpapan.

Usman mengakui proses pemadaman sempat terkendala. Banyak pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka sehingga menghambat akses petugas. Selain itu, mobilisasi armada juga terhambat oleh banyaknya kabel yang melintang di sekitar lokasi.

"Kendalanya masyarakat berusaha menyelamatkan barang-barangnya. Kemudian akses masuk juga cukup sulit karena banyak kabel yang melintang," jelasnya.

Baca Juga: Menagih Legalitas di Hari Kemerdekaan, Komunitas Tambang Emas Rakyat Paser Siap Gelar Aksi Massa

Terkait penyebab kebakaran, informasi awal menyebut api diduga berasal dari salah satu kios di dalam pasar. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan Tim Inafis dan Satreskrim Polresta Balikpapan.

"Informasi sementara sumber api berasal dari salah satu kios di pasar. Untuk penyebab pastinya nanti akan disampaikan oleh Inafis atau Satreskrim Polresta Balikpapan setelah proses penyelidikan," pungkasnya.

Hingga Jumat siang, petugas masih melakukan pendinginan sekaligus mendata jumlah kios dan bangunan warga yang terdampak kebakaran. (*)

Editor : Ery Supriyadi
kebakaran balikpapan Pasar Sepinggan damkar Usman Ali bpbd balikpapan