Indosat 5G Fest Bekali UMKM dan Pelajar Kuasai AI untuk Tingkatkan Produktivitas

Nuron Setya Wijaya • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 08:41 WIB
Indosat 5G Fest menghadirkan pelatihan Artificial Intelligence (AI) untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kreativitas, pembelajaran, dan pengembangan usaha di Balikpapan. (NURON/KALTIM POST)
Indosat 5G Fest menghadirkan pelatihan Artificial Intelligence (AI) untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kreativitas, pembelajaran, dan pengembangan usaha di Balikpapan. (NURON/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Indosat Ooredoo Hutchison tidak hanya menghadirkan hiburan melalui Indosat 5G Fest, tetapi juga membekali pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelajar dengan keterampilan memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Kegiatan yang digelar di Kantor Indosat, Jalan M.T. Haryono Nomor 69, Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, Sabtu (1/8), menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Pelatihan tersebut bertujuan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan AI untuk mendukung aktivitas belajar, bekerja, hingga mengembangkan usaha.

Head of Regional Indosat Kalimantan, Sugianto, mengatakan AI kini telah menjadi teknologi yang digunakan di berbagai sektor sehingga kemampuan memanfaatkannya menjadi keterampilan penting bagi masyarakat.

Baca Juga: Mobilisasi Side Dump Trailer Roda 26 di Trans Kalimantan Diprotes, Jalan Baru Dikhawatirkan Rusak

"Kami ingin membangun ekosistem digital melalui jaringan 5G agar semakin berkembang. Salah satunya dengan memberikan pelatihan AI kepada siswa, profesional, guru, hingga pelaku UMKM," katanya.

Menurut Sugianto, Artificial Intelligence merupakan teknologi yang memungkinkan komputer atau perangkat lunak menjalankan tugas yang umumnya membutuhkan kecerdasan manusia, seperti membuat tulisan, merancang desain, menganalisis data, menerjemahkan bahasa, hingga menjawab berbagai pertanyaan berdasarkan perintah pengguna.

Bagi pelaku UMKM, AI dapat dimanfaatkan untuk menyusun materi promosi, membuat desain produk, menghasilkan foto pemasaran, menyusun strategi pemasaran digital, hingga membuat konten media sosial dengan lebih cepat. Sementara bagi pelajar, AI dapat digunakan sebagai pendamping belajar untuk mencari referensi, merangkum materi, membantu menyusun presentasi, serta meningkatkan kemampuan menulis dan kreativitas.

Sugianto menjelaskan, dalam pelatihan tersebut peserta juga diperkenalkan dengan berbagai perangkat AI yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui layanan Gemini Pro yang dapat diakses pelanggan IM3 tanpa biaya tambahan sesuai program yang disediakan Indosat.

"Kami mengajarkan UMKM bagaimana mempromosikan produknya secara online maupun melalui advertising dengan memanfaatkan tools AI. Kami juga menyediakan akses Gemini Pro bagi pelanggan IM3 sehingga teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas," ujarnya.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat membantu masyarakat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital yang berlangsung sangat cepat. Menurutnya, AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah menjadi alat yang dapat dimanfaatkan siapa saja untuk meningkatkan efisiensi, kreativitas, dan daya saing, baik di dunia pendidikan maupun dunia usaha.

Baca Juga: AC Mobil Kurang Dingin Saat Kemarau? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Melalui kegiatan ini, Indosat ingin mendorong terbentuknya ekosistem digital yang lebih kuat di Balikpapan. Tidak hanya menghadirkan jaringan internet berkecepatan tinggi, perusahaan juga berupaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital agar memberikan nilai tambah bagi aktivitas sehari-hari dan pertumbuhan ekonomi lokal. (*)

Editor : Ery Supriyadi
Indosat 5G Fest ai artificial intelligence umkm literasi digital