KALTIMPOST.ID-Pesan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang meminta kepala daerah agar tidak mau dibohongi oleh staf pemerintah daerah menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.
Menanggapi arahan tersebut, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menilai pesan Mendagri merupakan saran dan masukan konstruktif.
Khususnya mengingatkan para pemimpin daerah agar lebih bijak dan cermat dalam mengelola keuangan daerah.
Menurut Bagus, seluruh arah pembangunan sejatinya telah tertuang dalam visi dan misi kepala daerah yang kemudian diturunkan ke dalam program kerja nyata untuk masyarakat.
Baca Juga: Tanoto Foundation Luruskan Pemahaman PAUD, Pendidikan Anak Usia Dini Tidak Hanya Taman Kanak-Kanak
Dalam pelaksanaannya, organisasi perangkat daerah (OPD) merupakan pihak yang paling menguasai teknis kegiatan program maupun pembangunan di lapangan.
Oleh karena itu, koordinasi yang kuat antara pimpinan dan OPD menjadi kunci utama.
Bagus menegaskan agar kepala daerah tidak segan untuk berdiskusi dan menggali informasi dari jajaran teknis.
“Kepala daerah harus berkoordinasi, tidak usah malu bertanya. OPD yang secara teknis dan sosial lebih memahami kondisi di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, seorang kepala daerah dituntut untuk memahami secara utuh kebijakan anggaran, tata cara usulan penganggaran, hingga regulasi pendukung yang berlaku.
“Kepala daerah meski pejabat politik tetap harus memahami tentang kebijakan anggaran, usulan penganggaran, dan regulasi yang berkaitan itu,” tuturnya.
Baca Juga: Balikpapan Tuan Rumah IMERC 2026, Ajang Tingkatkan Kompetensi Tim Rescue Sektor Pertambangan
Pemahaman terkait tata kelola pemerintahan telah dibekalkan sejak awal masa jabatan. Bagus menyinggung momentum pembekalan (retret) yang diikuti seluruh kepala daerah saat baru dilantik, para menteri memberikan pemaparan komprehensif terkait program kerja di daerah.
“Saat dilantik semua kepala daerah mengikuti retret di Magelang, semua menteri memberikan penjelasan yang terkait kegiatan di daerah. Kalau kita tidak tahu, ya kita belajar lagi,” pungkasnya. (rd)
Editor : Romdani.