Upacara Tabur Bunga di TMP, Ini Harapan Purnawirawan Polri

M Ibrahim • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 22:47 WIB
TABUR BUNGA: Mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan serta insan Bhayangkara, persatuan purnawirawan Polri tabor bunga di TMP Dharma Agung, Balikpapan.
TABUR BUNGA: Mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan serta insan Bhayangkara, persatuan purnawirawan Polri tabor bunga di TMP Dharma Agung, Balikpapan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Peringatan HUT Persatuan Purnawirawan (PP) Polri ke-XXVII Kaltim diwarnai penghormatan kepada para pahlawan. 

Purnawirawan dan Warakawuri Polri Polda Kaltim upacara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Agung, Balikpapan.

Ini menjadi momentum mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan serta insan Bhayangkara yang gugur dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

Prosesi berlangsung khidmat. Para peserta mengikuti rangkaian upacara, dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga dan tabur bunga di makam para pahlawan.

Baca Juga: Korban Kebakaran Pasar Sepinggan Segera Dapat Lapak TPS, Bappeda: Lokasi Lama Sudah Tidak Ideal

Tabur bunga tidak sekadar menjadi rangkaian seremonial, namun mengingat perjuangan para pendahulu Polri yang telah mengabdikan hidupnya bagi institusi, masyarakat, dan negara.

“Tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengorbanan para pahlawan dan para pendahulu,” ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Sopandi.

Semangat perjuangan dan pengabdian yang telah diwariskan hendaknya terus dijaga dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Menurutnya, nilai perjuangan tersebut penting untuk terus diwariskan kepada generasi berikutnya agar semangat pengabdian tidak berhenti pada generasi terdahulu.

Baca Juga: Bisnis Lain Lebih Untung, Varia Niaga Diminta Tak Tinggalkan Sektor Pangan

“Purnawirawan dan Warakawuri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar Polri. Kita terus memperkuat tali silaturahmi, menjaga kebersamaan, serta menghargai setiap pengabdian yang telah diberikan kepada institusi, masyarakat, bangsa dan negara,” jelasnya.

Penghormatan di TMP Dharma Agung pun menjadi simbol bahwa jasa para pahlawan dan insan Bhayangkara yang telah gugur tidak boleh dilupakan, sekaligus menjadi warisan nilai pengabdian bagi generasi penerus. (*) 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
upacara tabur bunga taman makam pahlawan polda kaltim Purnawirawan