Soal Investasi Sektor Perkebunan, Kapolda Siap Jamin Keamanan

M Ibrahim • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 23:01 WIB
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro
Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Di tengah upaya menjaga keberlangsungan investasi sektor perkebunan, Polda Kaltim menempatkan langkah pencegahan.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro mengatakan aspek keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan investasi dan aktivitas sektor perkebunan.

Sehingga jajarannya terus berupaya meminimalisir berbagai potensi kerawanan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Pencegahan menjadi prioritas kami agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Endar.

Baca Juga: Tersangka Laporkan Balik Jadi Korban Pengeroyokan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Ia menjelaskan langkah antisipatif menjadi kunci untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, termasuk menghadapi ancaman yang dipengaruhi oleh kondisi alam maupun aktivitas manusia yang berpotensi mengganggu sektor perkebunan.

“Kami mengawasi dan mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat meluas terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat,” bebernya.

Menurut Endar, berbagai langkah preventif telah dilakukan Polda Kaltim untuk mengurangi potensi kerawanan tersebut, termasuk memperkuat pengawasan terhadap praktik pembukaan lahan dengan cara membakar agar tidak memicu gangguan keamanan maupun kerusakan lingkungan.

Baca Juga: Upacara Tabur Bunga di TMP, Ini Harapan Purnawirawan Polri

Kapolda juga menyoroti potensi dampak fenomena El Nino yang dinilai dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Timur apabila tidak diantisipasi sejak awal.

Misalnya, peristiwa kebakaran di Hutan Lindung Bukit Soeharto, KM 37, Loa Janan, Kamis (6/8/2026) sore seluas kurang lebih 2 hektare.

Api membakar semak, ilalang, ranting kering, dan vegetasi hutan berhasil dikendalikan melalui respons cepat personel gabungan, sehingga api tidak menjalar ke area yang lebih luas. (*) 

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
perkebunan polda kaltim keamanan investasi Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro