Dulu Andalkan Air Sungai saat Kemarau, Warga Lamaru Balikpapan Kini Nikmati Sumur Bor Bantuan TNI

Romdani. • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 08:12 WIB
Mayjen Krido Pramono bersama anak-anak yang mandi menggunakan air sumur bor di Lamaru, Balikpapan Timur, Selasa (25/8). 
Mayjen Krido Pramono bersama anak-anak yang mandi menggunakan air sumur bor di Lamaru, Balikpapan Timur, Selasa (25/8). 

KALTIMPOST.ID-Kesulitan memperoleh air bersih saat musim kemarau mulai teratasi bagi warga Jalan Traktor VI, RT 08, Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur.

Sumur bor melalui program TNI AD Manunggal Air kini tersedia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Sebelumnya, warga di kawasan tersebut harus mengandalkan air sungai ketika kemarau panjang melanda.

Kondisi itu membuat keberadaan sumber air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.

Baca Juga: Penikaman Maut di SPBU Km 4 Balikpapan, Pria Tewas dengan Tujuh Luka Tusuk, Terduga Pelaku Ditangkap

Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Krido Pramono meninjau langsung sumur bor yang telah selesai dibangun, Selasa (25/8).

Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat utama Kodam VI/Mulawarman, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta unsur pemerintah setempat.

Dalam kunjungan itu, Krido juga berdialog dengan warga untuk mengetahui manfaat fasilitas tersebut.

Hermawati, warga RT 08 mengaku, keberadaan sumur bor sangat membantu masyarakat, terutama ketika memasuki musim kemarau.

“Mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Kasad, dan Pangdam VI/Mulawarman atas bantuan air sumur bor ini. Kalau musim kemarau tiba, kami biasanya hanya menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-hari,” ujarnya.

Krido mengatakan, pembangunan fasilitas air bersih merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang selaras dengan program TNI AD.

Upaya tersebut diarahkan untuk membantu mengatasi persoalan dasar yang masih dihadapi masyarakat.

“Berdasarkan program Presiden Bapak Prabowo Subianto dan program TNI AD yang dimotori oleh Kasad, kami langsung merealisasikan berbagai pembangunan, mulai dari sumur bor hingga jembatan perintis dan beton,” katanya.

Baca Juga: Disdukcapil Balikpapan Jemput Bola Rekam KTP-el Siswa, Sasar Seluruh SMA dan SMK hingga Akhir 2026

Menurut dia, Kodam VI/Mulawarman telah membangun sumur bor di 179 titik yang tersebar di Kaltim dan Kaltara. Dari jumlah tersebut, 113 titik berada di Kaltim, termasuk 11 titik di Balikpapan.

Krido berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai mandi, mencuci, hingga sebagai sumber air yang dapat diolah untuk konsumsi.

“Dengan adanya air bersih ini, semoga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Selain persoalan air bersih, warga menyampaikan aspirasi mengenai pembangunan rumah ibadah.

Rita, salah seorang warga, mengatakan masyarakat RT 08 tengah bergotong royong membangun masjid secara swadaya, tetapi pengerjaannya terkendala keterbatasan dana.

Menanggapi aspirasi tersebut, Krido memberikan bantuan tunai sebesar Rp 50 juta untuk mendukung kelanjutan pembangunan masjid.

Program sumur bor di Lamaru diharapkan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap air sungai ketika musim kemarau.

Keberadaan fasilitas itu juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses air bersih di Balikpapan, terutama pada kawasan yang masih menghadapi keterbatasan sumber air saat musim kering. (rd)

Editor : Romdani.
Mayjen TNI Krido Pramono Komjen Fadil Imran sumur bor Balikpapan letjen lucky avianto pangdam mulawarman