Bazar Buku Murah Digelar di Balikpapan, Semua Koleksi Dibanderol di Bawah Rp 100 Ribu

Dina Angelina • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 08:57 WIB

 

Kepala Dispustakar Balikpapan, Neny Dwi Winahyu menjelaskan persiapan Bazar Buku Murah yang digelar 3–5 September 2026. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)
Kepala Dispustakar Balikpapan, Neny Dwi Winahyu menjelaskan persiapan Bazar Buku Murah yang digelar 3–5 September 2026. (ANGGI PRADITHA/KALTIM POST)

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Bagi warga Balikpapan yang tengah mencari bacaan baru dengan harga terjangkau, kesempatan tersebut hadir awal September. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispustakar) Balikpapan menyiapkan Bazar Buku Murah di Perpustakaan Daerah Balikpapan.

Kegiatan yang berlangsung 3–5 September 2026 itu menjadi bagian dari rangkaian memperingati Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjung Perpustakaan yang jatuh pada 14 September.

Beragam koleksi bacaan disiapkan untuk masyarakat. Menariknya, seluruh buku yang ditawarkan dibanderol di bawah Rp100 ribu.

Kepala Dispustakar Balikpapan Neny Dwi Winahyu mengatakan, bazar tersebut digelar untuk mempermudah masyarakat mendapatkan bahan bacaan. Sekaligus mendorong peningkatan minat baca warga Kota Minyak.

Baca Juga: Sore Bersama Pacer

“Masyarakat bisa membeli buku dengan harga yang terjangkau. Kami menyediakan buku-buku di bawah Rp100 ribu,” ujar Neny.

Bazar terbuka untuk masyarakat umum dan pelajar. Sasaran utamanya, warga yang berdomisili di Kecamatan Balikpapan Kota dan Balikpapan Tengah karena lokasi kegiatan berada tidak jauh dari wilayah tersebut.

Koleksi yang disediakan pun cukup beragam. Mulai buku anak, buku pelajaran tingkat SD hingga SMA, buku bacaan keluarga, hingga buku ilmu pengetahuan populer.

Selama tiga hari, bazar dipusatkan di Perpustakaan Daerah Balikpapan. Kegiatan dibuka sejak pagi hingga siang atau sore, dengan jadwal:

Kamis, 3 September 2026: pukul 08.00–16.00 Wita.

Jumat, 4 September 2026: pukul 08.00–15.30 Wita.

Sabtu, 5 September 2026: pukul 08.00–12.00 Wita.

Neny berharap, bazar tidak berhenti pada transaksi jual beli buku. Kehadiran kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membuat masyarakat semakin dekat dengan perpustakaan.

Baca Juga: LAPSUS: Benarkah Karhutla Kaltim Dipicu Pembukaan Perkebunan? Disbun Ungkap Hasil Pengawasan

“Kami berharap minat baca masyarakat semakin meningkat. Maka, kami berupaya menghadirkan buku murah. Warga tidak hanya bisa membeli, tetapi juga memanfaatkan koleksi buku yang ada di perpustakaan untuk menambah pengetahuan,” tuturnya.

Selain bazar, Dispustakar Balikpapan menyiapkan sejumlah kegiatan penunjang literasi. Di antaranya lomba cerdas cermat literasi tingkat SMP dan agenda bedah buku.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Dispustakar Balikpapan memperluas akses bacaan sekaligus mendorong budaya literasi di masyarakat. (*)

Editor : Ery Supriyadi
literasi Balikpapan Bazar Buku Murah Dispustakar Balikpapan buku murah Balikpapan perpustakaan daerah