KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Suasana penuh kebahagiaan dan syahdu menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad saw 1448 Hijriah yang digelar oleh Keluarga Besar Rumah Tahfizh Qur'an Ibnul Mubarak pada Minggu malam (6/9/2026).
Acara yang berlangsung di Graha Indah PGRI Blok G4 Nomor 11 RT 10 ini turut dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari Drs Syarifuddin Oddang Anggota DPRD Balikpapan, tokoh masyarakat, para ketua RT hingga warga sekitar yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara.
Baca Juga: Anggaran RTku Terbaik Bakal Dipangkas, Pimpinan DPRD Kukar Bilang Uji Coba untuk APBD-P 2026
Peringatan Maulid Nabi yang digelar setiap tahun ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar Rumah Tahfizh untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah saw sekaligus semangat menghafal Al-Qur'an di kalangan santri dan generasi muda.
Acara puncak diisi dengan tausiyah inspiratif yang disampaikan oleh Alhabib Faiz bin Segaf bin Syahab dari Jakarta. Dalam ceramahnya, Habib Faiz menyampaikan pesan-pesan tentang pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad saw dalam kehidupan sehari-hari. Terutama bagi generasi muda yang sedang menempuh pendidikan agama.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran Tim Habsy KKM (Kerukunan Keluarga Martapura) yang dipimpin oleh Guru Sofyan. Lantunan shalawat dan pujian kepada Nabi menggema di lingkungan Graha Indah, menambah kekhidmatan acara yang berlangsung hingga larut malam.
Ustadz Abdurrahman selaku Ketua Yayasan Rumah Tahfizh Qur'an Ibnul Mubarak menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini dengan lancar dan khidmat.
Didampingi oleh Rudi R Masykur selaku Ketua Panitia Acara, Ia menjelaskan makna penting dari peringatan Maulid Nabi yang rutin digelar setiap tahun.
"Maulid ini setiap tahun kami adakan. Sebagai seorang santri pun, kita harus juga mencintai Nabi Muhammad saw," ujar Ustaz Abdurrahman.
Beliau menambahkan bahwa tujuan utama dari peringatan ini adalah untuk menanamkan kecintaan kepada Al-Qur'an sejak dini. "Agar anak-anak kita ini selalu mencintai Qur'an, agar senantiasa membaca Qur'an untuk kehidupan mereka nantinya yang lebih baik," tuturnya.
Ustaz Abdurrahman juga berharap agar keberkahan acara ini senantiasa menyertai seluruh yang hadir. "Mudah-mudahan dengan kami mendatangkan Habib dari jauh, mudah-mudahan memberi semangat bahwasannya rumah tahfiz turut mengajak anak-anak di Graha Indah untuk menghafalkan Al-Qur'an," pungkasnya.
Tak lengkap rasanya peringatan Maulid Nabi tanpa tradisi kemeriahan yang telah mengakar di masyarakat. Panitia menyiapkan berbagai tradisi khas maulid yang disambut gembira oleh anak-anak dan orang tua.
Salah satunya yang menarik perhatian adalah pohon telur yang dihias dengan aneka rupa dan warna-warni. Panitia juga menyiapkan gantungan cemilan anak-anak dan uang lembaran pecahan Rp 2.000 dan Rp 5.000 sebagai bagian dari tradisi kemeriahan maulid. (*)
Editor : Sukri Sikki