KALTIMPOST.ID-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum bagi Rumah Tahfizh Qur'an Ibnul Mubarak untuk menanamkan kecintaan terhadap Rasulullah SAW sekaligus Al-Qur'an kepada generasi muda.
Peringatan yang berlangsung di Graha Indah PGRI Blok G4 Nomor 11 RT 10, Minggu (6/9) malam, itu diikuti santri, orangtua, tokoh masyarakat hingga warga sekitar.
Anggota DPRD Balikpapan Syarifuddin Oddang serta sejumlah ketua RT turut menghadiri kegiatan tersebut.
Peringatan Maulid Nabi rutin dilaksanakan setiap tahun. Bagi keluarga besar Rumah Tahfiz Qur'an Ibnul Mubarak, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari besar Islam, tetapi juga ruang untuk mengenalkan keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada anak-anak.
Baca Juga: Antrean BBM: Persoalannya Bukan Sekadar Kuota
Ketua Yayasan Rumah Tahfiz Qur'an Ibnul Mubarak Ustaz Abdurrahman mengatakan, kecintaan kepada Rasulullah menjadi salah satu nilai yang perlu ditanamkan sejak dini, terutama kepada santri yang sedang belajar dan menghafalkan Al-Qur'an.
“Maulid ini setiap tahun kami adakan. Sebagai seorang santri pun, kita harus juga mencintai Nabi Muhammad SAW,” ujar Abdurrahman.
Puncak kegiatan diisi tausiyah oleh Alhabib Faiz bin Segaf bin Syahab dari Jakarta. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi generasi muda yang tengah menempuh pendidikan agama.
Kekhidmatan peringatan semakin terasa dengan lantunan selawat dari Tim Habsy KKM (Kerukunan Keluarga Martapura) yang dipimpin Guru Sofyan. Selawat dan pujian kepada Rasulullah menggema di lingkungan Graha Indah hingga rangkaian kegiatan berakhir.
Abdurrahman yang didampingi Ketua Panitia Rudi R Masykur mengatakan, pembinaan generasi muda melalui rumah tahfiz diharapkan tidak berhenti pada kemampuan menghafal. Anak-anak juga didorong menjadikan Al-Qur'an sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Agar anak-anak kita ini selalu mencintai Qur'an, agar senantiasa membaca Qur'an untuk kehidupan mereka nantinya yang lebih baik,” tuturnya.
Menurut dia, kehadiran ulama dari luar daerah juga diharapkan memberikan semangat kepada anak-anak di lingkungan Graha Indah untuk belajar dan menghafalkan Al-Qur'an.
Baca Juga: LAPSUS: Cuma Puluhan Meter dari Kilang Pertamina, Warga Balikpapan Antre Pertalite Nyaris 1 Km
“Mudah-mudahan dengan kami mendatangkan Habib dari jauh, memberi semangat bahwasanya rumah tahfiz turut mengajak anak-anak di Graha Indah untuk menghafalkan Al-Qur'an,” katanya.
Peringatan tersebut juga mempertahankan tradisi Maulid yang telah mengakar di masyarakat. Panitia menyiapkan pohon telur dengan beragam hiasan, gantungan makanan ringan hingga uang pecahan Rp 2.000 dan Rp 5.000.
Tradisi itu menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak. Di tengah kemeriahan tersebut, peringatan Maulid sekaligus menjadi ruang bagi Rumah Tahfizh Qur'an Ibnul Mubarak untuk memperkuat pendidikan keagamaan dan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini. (pus/pms/rd)
Editor : Romdani.