KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Sebuah mortir yang diduga merupakan bom militer peninggalan perang dunia II ditemukan di tempat pengepul besi tua. Temuan itu membuat panik warga sekitar lokasi Jalan Projakal RT 53, Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara.
Mortir tersebut pertama kali diketahui pekerja saat melakukan penyortiran besi tua. Pekerja kemudian melaporkan temuan itu kepada pemilik pengepul besi tua, Samsul. Mengetahui adanya benda tersebut, Samsul meminta pekerjanya memindahkan mortir ke samping rumahnya.
Samsul kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Graha Indah, Aiptu Wempi. Petugas langsung mendatangi lokasi untuk memastikan temuan tersebut.
Baca Juga: BBPJN Kaltim Genjot Perbaikan Drainase Jalan Nasional di Kutai Barat lewat Program Padat Karya
Setelah memastikan benda yang ditemukan merupakan mortir, Wempi menghubungi Detasemen Jibom Satuan Brimob Polda Kaltim untuk melakukan penanganan.
Personel Jibom Sat Brimob Polda Kaltim tiba di lokasi dan melakukan evakuasi. Mortir kemudian diamankan dan dibawa ke Mako Sat Brimob Polda Kaltim. Mortir tersebut memiliki panjang sekitar 55 sentimeter, diameter 30 sentimeter dan berat sekitar 25 kilogram.
“Benda tersebut tetap berpotensi membahayakan meskipun telah tertimbun selama puluhan tahun,” ujar Kapolsek Balikpapan Utara AKP Robert Devis.
Masyarakat diimbau tidak menyentuh, memindahkan, atau melakukan tindakan apa pun terhadap benda yang dicurigai sebagai bahan peledak dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Polisi juga mengantisipasi kemungkinan masih adanya sisa persenjataan peninggalan perang dunia.
Baca Juga: Ekspor Nonmigas Kaltim ke Tiongkok Turun 13,63 Persen, Jepang Justru Melonjak 106 Persen
Khususnya di area yang belum banyak dibangun, lahan kosong, maupun lokasi yang pernah menjadi kawasan aktivitas militer.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika menemukan benda asing atau mencurigakan, terutama saat melakukan aktivitas penggalian tanah maupun menyortir barang bekas. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo