Pipa Induk Jargas Rusak, 7.000 Pelanggan Balikpapan Terdampak

Dina Angelina • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 08:42 WIB
Pekerja menyelesaikan proyek peningkatan jalan dan drainase di Jalan D.I. Panjaitan, Balikpapan. Pengerjaan tersebut sempat merusak pipa induk jargas hingga mengganggu pasokan gas bagi sekitar 7.000 pelanggan.
Pekerja menyelesaikan proyek peningkatan jalan dan drainase di Jalan D.I. Panjaitan, Balikpapan. Pengerjaan tersebut sempat merusak pipa induk jargas hingga mengganggu pasokan gas bagi sekitar 7.000 pelanggan.

 
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN — Perumda Manuntung Sukses memastikan perbaikan jaringan gas (jargas) yang rusak di Jalan D.I. Panjaitan telah rampung. Pasokan gas kepada masyarakat kini kembali normal setelah sempat terhenti akibat pengerjaan proyek pengendalian banjir di kawasan tersebut.

Direktur Perumda Manuntung Sukses, Andi Sangkuru, mengatakan kerusakan terjadi pada pipa induk berdiameter 180 milimeter. Kondisi itu berdampak terhadap sekitar 7.000 sambungan rumah tangga karena aliran gas dari pusat harus dihentikan sementara demi keselamatan dan proses perbaikan.

"Untuk kasus di Jalan D.I. Panjaitan berdampak sekitar 7.000 sambungan karena mau tidak mau, kami harus menutup dari pusat akibat kerusakan tersebut," ujar Andi.

Baca Juga: LAPSUS: Titik Panas Masih Mengepung Kaltim, BMKG Deteksi Sebaran Asap di Empat Daerah

Ia menjelaskan, pipa jargas berada di dalam tanah dan posisinya sejajar dengan pipa distribusi air. Kondisi tersebut membuat jaringan gas rentan mengalami kerusakan ketika terdapat pengerjaan jalan maupun drainase.

Proses perbaikan di lapangan sempat menghadapi sejumlah kendala teknis. Selain pipa jargas, pengerjaan infrastruktur tersebut juga mengenai pipa milik PDAM.

“Kebetulan bukan hanya pipa kami yang kena, tapi pipa PDAM juga. Jadi kami juga menunggu perbaikan dari mereka supaya area kerjanya kering. Setelah itu baru kami melakukan perbaikan,” beber Andi.

Selain menunggu area kerja kering, Perumda Manuntung Sukses juga harus mendatangkan suku cadang khusus dari Pulau Bunyu, Kalimantan Utara. Lokasi tersebut menjadi tempat terdekat yang memiliki ketersediaan suku cadang untuk pipa induk tersebut.

Menurut Andi, penanganan kerusakan pada pipa induk membutuhkan waktu dan prosedur yang lebih panjang dibandingkan pipa kecil berukuran 20 milimeter. Kerusakan pada pipa kecil biasanya berdampak terhadap sekitar 1.000 sambungan dan dapat ditangani dalam waktu lebih singkat.

“Kalau pipa induk jarang kena masalah. Alhamdulillah selama ini jarang terjadi kerusakan,” tuturnya.

Secara keseluruhan, gangguan layanan jargas berlangsung sekitar satu hingga dua hari. Saat ini, seluruh operasional jargas di kawasan tersebut dipastikan telah kembali pulih.

Baca Juga: LAPSUS: Jejak Kebakaran Hutan Ditemukan di IKN, Pondok Ilegal dan Pembukaan Lahan Ditertibkan

Mengingat risiko kebocoran masih dapat terjadi selama proyek pengerjaan utilitas berlangsung, Perumda Manuntung Sukses terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk mengantisipasi kejadian serupa pada masa mendatang.

“Koordinasi sejak Juli dan tadi sudah komunikasi untuk antisipasi selanjutnya,” pungkas Andi. (*)

Editor : Ery Supriyadi
pipa induk jargas Jalan D.I. Panjaitan pelanggan jargas Balikpapan jargas balikpapan PERUMDA MANUNTUNG SUKSES