Dinas Perhubungan Balikpapan Gandeng Sopir Angkot Susun Peta Integrasi Rute Bacitra

Dina Angelina • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 11:51 WIB
PERHUBUNGAN: Dishub Balikpapan berdiskusi dengan pengemudi angkutan kota mengenai rencana penataan koridor baru Bacitra dan pemenuhan kelaikan jalan armada di Balikpapan, Selasa (6/10).
PERHUBUNGAN: Dishub Balikpapan berdiskusi dengan pengemudi angkutan kota mengenai rencana penataan koridor baru Bacitra dan pemenuhan kelaikan jalan armada di Balikpapan, Selasa (6/10).    

 

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan memastikan bakal melibatkan para pengemudi angkutan kota (angkot) dalam penyusunan peta integrasi antarmoda dan rencana penambahan rute baru bus Balikpapan City Trans (Bacitra). Kepastian ini disampaikan dalam konsolidasi bersama perwakilan sopir angkot di Balikpapan, Selasa (6/10/2026).

​Langkah tersebut diambil guna menyelaraskan persiapan serah terima (handover) kelola Bacitra pada Juli tahun depan, sekaligus rencana pengembangan koridor ke wilayah Balikpapan Timur dan Balikpapan Utara.

Baca Juga: Ancaman El Nino Terkuat Sepanjang Sejarah: Hujan di Kaltim Diprediksi Meredup hingga 2027  

​Kepala Dishub Kota Balikpapan, M Fadli Fathurrahman, menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap memprioritaskan keberlangsungan usaha serta kesejahteraan para sopir angkot di tengah modernisasi transportasi massal.

​“Sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem transportasi yang lebih terintegrasi, Dinas Perhubungan akan segera membentuk tim untuk menyusun kajian peta integrasi antarmoda di Kota Balikpapan,” ujar Fadli.

Baca Juga: Karhutla Capai 50 Hektare di Satu Lokasi, BPBD Samarinda Kembali Minta BNPB Kerahkan Water Bombing

​Ia menjelaskan, sesuai arahan Wali Kota Balikpapan, Dishub diminta merancang pembagian segmen khusus bagi empat jenis moda transportasi, yakni kendaraan pribadi, angkutan berbasis aplikasi (online), angkutan umum massal, dan angkot.

​“Harapannya bisa memberikan warna baru sekaligus tetap menjaga kesejahteraan sopir angkot. Kami akan memperhatikan sarana dan prasarana yang tersedia, seperti Terminal Tipe C, serta melihat langsung kondisi angkot di lapangan,” tuturnya.

Baca Juga: Dokter Gia Kunjungi RS Pertamina Balikpapan: Hadirkan Semangat, Empati, dan Apresiasi

​Meski demikian, Fadli menekankan agar para pemilik dan pengemudi angkot konsisten memastikan kendaraan mereka dalam kondisi laik jalan demi menjamin keselamatan, kenyamanan, dan kualitas layanan bagi masyarakat.

​“Termasuk kewajiban uji berkala (KIR) kendaraan. Segala bentuk persyaratan wajib dipenuhi pengemudi angkot demi menjaga kenyamanan pengguna di masa mendatang,” tegasnya.

​Pihaknya pun menyambut terbuka usulan para sopir yang meminta ruang komunikasi lebih mudah serta pelibatan aktif dalam penentuan jalur atau koridor baru Bacitra ke depan.

​“Kepada seluruh pengemudi, kami akan senantiasa berkomunikasi dan menyusun sistem baru untuk menjamin kesejahteraan sopir angkot, dengan catatan armada yang dioperasikan tetap memenuhi standar fasilitas yang memadai,” pungkas Fadli. (*)

Editor : Sukri Sikki
bacitra Dishub Balikpapan angkutan kota M Fadli Pathurrahman