BALIKPAPAN – Hadirnya Pandora Box di mal Balikpapan Ocean Square (BOS) tentu diharapkan jadi magnet baru. Tak tanggung-tanggung, pada roadshow perdananya di Pulau Kalimantan, festival ini menyajikan enam wahana sekaligus.
Dikatakan Creator Pandora Box Billy Junior, dipilihnya Balikpapan jadi titik awal roadshow Kalimantan, tak lepas dari tingginya animo masyarakat akan destinasi baru. Serta, status Balikpapan sebagai Kota Penyangga IKN yang dinilai bisa memikat banyak wisatawan di sekitarnya.
“Karena kami menjual kualitas dengan harga yang terjangkau. Rasa bintang 5, harga kaki 5, maka setiap saya yakin bila kota yang baru didatangi, Pandora Box bisa mendapat sambutan yang positif,” jelasnya.
Bicara soal target, ia meyakini bisa menggaet minimal 20.000 pengunjung per harinya. Sebab pasarnya bukan hanya anak-anak, wahana ini bahkan bisa dinikmati oleh remaja dan orang dewasa.
Baca Juga: Tuan Rumah yang Belum Sepenuhnya Memegang Kunci: Kaltim dan Perjuangan PI 10 Persen
General Manager BOS Mall Aqdillah menambahkan, kerja sama dengan Pandora Box tentunya menjadi motivasi baru. Dengan harapan, ini menjadi salah satu pusat rekreasi yang berbeda di Balikpapan.
“Sehingga masyarakat Balikpapan bisa menikmati wahana baru yang pastinya lebih seru, lalu juga lebih menegangkan, yang pasti berbeda dari yang lain dan menjadi destinasi yang baru untuk warga Balikpapan,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Hasta Kreasi Mandiri Adi Suryolaksono mengakui, kondisi mal saat ini memang dirasa cukup berat. Apalagi BOS Mall diapit oleh dua mal besar lainnya yang menerapkan lifestyle mal.
Maka, pihaknya ingin mencoba ambil perspektif yang berbeda, agar tidak berkompetisi dengan mal lainnya seperti e-Walk dan Plaza Balikpapan. “Biarkan mereka bermain dengan marketnya, kami akan bermain dengan market kami yang memang hampir tidak ada yang menggeluti,” sebutnya.
Menurutnya, Pandora Box bisa mengubah kelemahan mal menjadi suatu kelebihan. Makanya, pihaknya bersyukur Pandora Box memilih BOS Mall sebagai tempat persinggahan pertama.
Ke depan, ia menyebut BOS Mall bakal lebih fokus sebagai mal yang menerapkan wahana bertema. “Jadi seperti wahana bermain saja, karena kami sadar tidak bisa jadi mal lifestyle. Kami akan gelar event tematik, jadi selain ada horor dan tema lainnya. Ditunggu saja kejutan selanjutnya,” tutupnya. (riz)