Kedubes AS Berkunjung ke Kaltim Post, Kenalkan Program FLEX Global Pertukaran Pelajar Setahun Penuh

Ainur Rofiah • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 20:50 WIB
SILATURAHMI: Kunjungan dan sosialisasi Kedubes AS ke Gedung Biru Kaltim Post, untuk perkenalkan sistem Program FLEX Global. FUAD/KP
SILATURAHMI: Kunjungan dan sosialisasi Kedubes AS ke Gedung Biru Kaltim Post, untuk perkenalkan sistem Program FLEX Global. FUAD/KP

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia jelaskan sejumlah program pertukaran pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa.

Salah satunya Future Leaders Exchange (FLEX) Global, program pertukaran pelajar SMA selama satu tahun di Amerika Serikat dengan pembiayaan penuh.

Hal tersebut disampaikan Public Diplomacy Officer (Emerging Voices) Kedubes AS untuk Indonesia, John T Slover, saat berkunjung ke Gedung Biru Kantor Kaltim Post, Rabu (14/10).

Dalam kunjungan tersebut, John didampingi Emerging Voices Exchange Coordinator Kedubes AS Jakarta, Irmina Reniati, serta alumni program pertukaran, Herawati dari YSEALI 2023 dan Puja Nur Wahidah dari YES 2021.

Baca Juga: DPMPTSP PPU Review 90 SP dan SOP Perizinan, ini Rincian Perubahannya!

John mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan memberikan informasi mengenai kesempatan belajar di Amerika Serikat sekaligus membangun jejaring dengan peserta dari berbagai negara.

Menurut dia, program pertukaran tidak hanya memberikan pengalaman akademik, tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk mengenal budaya dan kehidupan masyarakat Amerika secara langsung.

“Peserta FLEX Global akan tinggal bersama keluarga angkat atau host family selama mengikuti pendidikan di Amerika Serikat,” kata John.

Dengan begitu, mereka dapat berinteraksi langsung dengan penutur asli bahasa Inggris sekaligus memahami budaya setempat.

Baca Juga: Anggaran Bontang Menyusut, Pembangunan Gedung C RSUD Taman Husada Terancam?

Program ini juga mempertemukan peserta dari 11 negara, sehingga mereka berkesempatan membangun relasi dengan pelajar dari negara lain, seperti Kamboja, Thailand, dan Timor Leste.

John menjelaskan, pengalaman mengikuti program pertukaran dapat memberikan dampak jangka panjang bagi para alumni.

“Setelah kembali ke Indonesia, sejumlah alumni turut berkontribusi dalam berbagai bidang, termasuk mendorong kemajuan di sektor energi dan kemandirian,” jelasnya.

Sementara itu, Irmina Reniati mengatakan, kunjungan ke Balikpapan merupakan bagian dari rangkaian sosialisasi program pendidikan dan pertukaran internasional.

“Sejumlah agenda kami lakukan dengan mengunjungi sekolah, termasuk Sekolah Unggulan Garuda, serta Institut Teknologi Kalimantan (ITK),” kata Reni, sapaan akrabnya.

Reni menjelaskan, sosialisasi di Samarinda dan Universitas Mulawarman (Unmul) telah dilakukan pada tahun sebelumnya. Karena itu, roadshow kali ini menyasar Balikpapan untuk memperluas jangkauan informasi kepada calon peserta.

Baca Juga: Dari Perayaan HUT ke-61 Bankaltimtara, Usung Semangat Energi Baru bagi Nasabah

“Selain FLEX Global, Kedubes AS juga memiliki program English Teaching yang menempatkan guru dari Amerika Serikat di sekolah-sekolah Indonesia selama satu tahun,” terangnya.

Dia menyebutkan, sekolah yang berminat dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan penempatan guru tersebut.

Saat ini, terdapat kurang lebih 15 guru Amerika Serikat yang ditempatkan di Indonesia, dengan sebagian melanjutkan masa penugasan dan lainnya kembali ke negara asal setelah program berakhir.

Khusus FLEX Global, peserta berkesempatan menjalani pendidikan selama satu tahun di Amerika Serikat. Seluruh biaya program ditanggung, termasuk kebutuhan selama peserta tinggal bersama keluarga angkat. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
Program FLEX Global Kedutaan Besar AS Beasiswa Amerika pertukaran pelajar kaltim post