Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prabowo Perintahkan Bangun Museum Agung Nasional di Monas dan Kereta Api Khusus di Bali

A
Penulis: Almasrifah❯
Presiden Prabowo Subianto. (Jawapos)
Presiden Prabowo Subianto. (Jawapos)

Advertisement

KALTIMPOST.ID, Presiden Prabowo Subianto secara resmi memerintahkan jajaran menterinya untuk membangun Museum Agung Nasional atau Grand National Museum di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat.

Proyek ini ditargetkan menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi bagi masyarakat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, arahan ini disampaikan Presiden dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta. Proyek ini diputuskan menyusul keberhasilan revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Nasional Indonesia atau Museum Gajah.

Advertisement

"Setelah selesainya revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Gajah, Bapak Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskala besar yang menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi para pelajar dan generasi muda," kata Teddy dalam keterangannya, Jumat (6/11/2026).

Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Hadir pula Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin untuk membahas integrasi infrastruktur di kawasan tersebut.

Advertisement

Presiden juga memberikan arahan khusus mengenai revitalisasi Stasiun Gambir. Kawasan stasiun tersebut akan diperbarui secara menyeluruh mengingat belum pernah dilakukan renovasi besar sejak tahun 1970-an.

Pemerintah berharap Stasiun Gambir nantinya dapat bertransformasi menjadi pusat stasiun nasional yang modern. Selain berfungsi untuk transportasi, area ini direncanakan menjadi kawasan wisata dan rekreasi keluarga di jantung Ibu Kota.

Selain sektor kebudayaan dan transportasi Jakarta, Presiden Prabowo turut menyoroti pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa. Salah satu prioritasnya adalah memulai proyek layanan kereta api di Provinsi Bali.

"Pada tahap awal, jalur tersebut direncanakan menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan sejumlah kawasan wisata, mulai dari Kuta, Legian, Seminyak, hingga Canggu, serta kawasan di wilayah utara," jelas Teddy.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemerintah Jajaki Investor China dan Rusia untuk Proyek Kereta Api Trans Kalimantan

Pemerintah Jajaki Investor China dan Rusia untuk Proyek Kereta Api Trans Kalimantan

Pemerintah jajaki investor China dan Rusia untuk proyek kereta api Trans Kalimantan. Proposal kelayakan bisnis kini sedang dimatangkan.

Proyek Rel Rp 25 Triliun Dimulai dari Kaltara, Target Tersambung hingga IKN

Proyek Rel Rp 25 Triliun Dimulai dari Kaltara, Target Tersambung hingga IKN

Pemerintah pusat mendorong pembangunan rel kereta api dari Kaltara tersambung hingga ke IKN.

Dukung Konektivitas IKN, Pemerintah Pusat Prioritaskan Proyek Kereta Api Trans-Kalimantan 2.772 Kilometer

Dukung Konektivitas IKN, Pemerintah Pusat Prioritaskan Proyek Kereta Api Trans-Kalimantan 2.772 Kilometer

Jaringan kereta api raksasa ini didesain tidak hanya untuk angkutan penumpang, juga diprioritaskan sebagai urat nadi distribusi logistik.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer