KALTIMPOST.ID-Menjelang perayaan Iduladha pekan depan, pengembangan sektor peternakan kembali menjadi perhatian di Berau. Ketersediaan hewan kurban dinilai perlu dipenuhi dari hasil peternakan lokal agar daerah tidak terus bergantung pada pasokan luar wilayah.
Anggota Komisi II DPRD Berau Sutami mengatakan pengembangan sentra peternakan harus terus diperkuat karena memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan dan kebutuhan hewan kurban masyarakat.
Menurutnya, selama ini kebutuhan hewan kurban di Berau masih banyak dipasok dari daerah lain. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperkuat sektor peternakan lokal.
“Sentra peternakan memang harus terus dikembangkan. Ini penting agar Berau bisa mandiri dan mampu memenuhi kebutuhan hewan kurban sendiri, terutama menjelang Lebaran Kurban seperti sekarang,” ujarnya.
Baca Juga: Disdikbud Kutai Barat Evaluasi Dapodik Delapan Kecamatan untuk Perkuat Akurasi Data Pendidikan
Ia menjelaskan, ketergantungan terhadap pasokan luar daerah berdampak pada tingginya biaya distribusi serta membuat harga ternak di pasaran menjadi kurang stabil.
Karena itu, keberadaan sentra peternakan yang kuat dinilai menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga ketersediaan ternak sekaligus menekan gejolak harga saat permintaan meningkat.
Sutami menilai pengembangan peternakan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya peternak lokal di kampung-kampung.
“Kalau peternakan berkembang, tentu masyarakat juga merasakan manfaatnya. Peternak bisa meningkatkan penghasilan dan ekonomi daerah ikut bergerak,” katanya.
Ia mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk terus memberikan pendampingan kepada para peternak. Mulai bantuan bibit ternak, penyediaan pakan, hingga pelatihan pengelolaan peternakan modern.
Baca Juga: Bupati PPU Tekankan Stabilitas Pasokan Pangan dalam High Level Meeting TPID di Balikpapan
Menurutnya, pengembangan sentra peternakan juga perlu dilakukan secara terintegrasi agar mampu menjadi pusat produksi ternak yang berkelanjutan di Kabupaten Berau.
Selain memenuhi kebutuhan daerah sendiri, sektor peternakan lokal dinilai memiliki peluang berkembang menjadi salah satu penopang ekonomi baru masyarakat pedesaan.
Sutami optimistis apabila pengembangan sektor peternakan dilakukan secara serius dan berkesinambungan, maka Berau berpotensi menjadi salah satu daerah pemasok hewan ternak di Kaltim.
“Potensi kita besar. Tinggal bagaimana pengelolaannya diperkuat dan dukungan pemerintah terus ditingkatkan agar peternak lokal bisa berkembang,” tuturnya.
Penguatan sektor peternakan juga dinilai penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian daerah di tengah meningkatnya kebutuhan pangan dan hewan ternak setiap tahun. (aky/kpg/rd)
Editor : Romdani.