KALTIMPOST.ID-Pemprov Kaltim menegaskan komitmennya mendukung percepatan operasional RSUD Tanjung Redeb, Berau.
Dukungan tersebut akan difokuskan pada pemenuhan alat kesehatan (alkes) agar rumah sakit yang semula ditargetkan beroperasi pada Juni 2026 itu dapat mulai melayani masyarakat pada akhir tahun ini.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud saat merespons permintaan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam kunjungan kerja memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Berau, Kamis (23/7).
Menurut Rudy, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat.
Ia menegaskan, Pemprov Kaltim siap mengalokasikan dukungan anggaran untuk melengkapi kebutuhan fasilitas RSUD Tanjung Redeb, termasuk pengadaan alat kesehatan yang menjadi syarat utama operasional rumah sakit. “Saya yakin kita juga mampu membantu penyelesaian RSUD Tanjung Redeb,” ujarnya.
Rudy menargetkan rumah sakit tersebut dapat mulai beroperasi pada akhir 2026. Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan yang memadai di Berau menjadi kebutuhan mendesak mengingat luas wilayah dan karakter geografis kabupaten tersebut.
Ia mencontohkan keberhasilan penyelesaian Jembatan Nibung yang sempat mangkrak sejak 2013 dan berhasil dirampungkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kaltim dalam waktu relatif singkat.
Pengalaman itu, kata dia, menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Rudy menjelaskan, peningkatan layanan kesehatan merupakan bagian dari pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi tanggung jawab pemerintah.
Karena itu, keberadaan RSUD Tanjung Redeb dinilai penting untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Berau.
Berau memiliki wilayah yang luas dengan sebaran penduduk di kawasan pesisir, perkotaan, hingga pedalaman. Kondisi tersebut membuat masyarakat membutuhkan fasilitas kesehatan yang mampu memberikan layanan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke Samarinda atau Balikpapan.
“Berau ini sangat luas, hampir seluas Jawa Barat. Penduduknya juga tersebar, ada yang tinggal di pesisir, perkotaan, hingga pedalaman. Semuanya harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” katanya.
Pemprov Kaltim berharap dukungan terhadap pemenuhan alat kesehatan dapat mempercepat operasional RSUD Tanjung Redeb sehingga rumah sakit tersebut mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat akses layanan medis bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Berau. (aja/kpg/rd)
Editor : Romdani.