Dua Tower Darurat Setinggi 45 Meter Berdiri di Dumaring, PLN Kebut Pemulihan Listrik Berau

Romdani. • Dipublikasikan Minggu, 1 November 2026 | 22:25 WIB
Danramil 0902-07/Talisayan Kapten Inf Faisol bersama tim turun langsung ke lapangan untuk memantau kegiatan.
Danramil 0902-07/Talisayan Kapten Inf Faisol bersama tim turun langsung ke lapangan untuk memantau kegiatan.

KALTIMPOST.ID-Pemulihan jaringan listrik di Kabupaten Berau terus dipercepat menyusul kerusakan sejumlah menara transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV).

PT PLN (Persero) mengebut pemasangan dua menara darurat atau Tower Emergency di Kampung Dumaring, Kecamatan Talisayan.

Direksi PLN Pusat turun langsung meninjau perkembangan pekerjaan, Jumat (30/10). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pemasangan infrastruktur darurat berjalan sesuai rencana sehingga jaringan transmisi dapat segera dipulihkan.

Kegiatan tersebut turut didampingi Danramil 0902-07/Talisayan Kapten Inf Faisol bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Talisayan.

Dalam peninjauan sekitar pukul 14.30 Wita, rombongan memeriksa pemasangan menara darurat pada titik 115 dan 116 yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Faisol mengatakan, perkembangan pekerjaan di kedua titik menunjukkan kemajuan. Pemasangan menara darurat di titik 116 telah mencapai 70 persen, sedangkan titik 115 mencapai 80 persen.

“Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, progres pengerjaan Tower Emergency di titik 116 telah mencapai 70 persen. Sementara di titik 115, pengerjaannya sudah mencapai 80 persen,” ujarnya.

Menurutnya, kedua menara darurat dengan ketinggian masing-masing sekitar 45 meter tersebut telah berdiri. Pekerjaan kini difokuskan pada penyelesaian instalasi kabel transmisi.

Tahapan berikutnya adalah memindahkan kabel dari menara yang rusak menuju menara darurat.

Setelah proses tersebut selesai, kedua menara ditargetkan dapat segera difungsikan untuk mendukung pemulihan pasokan listrik.

Faisol menegaskan, pendampingan unsur kewilayahan dilakukan untuk memastikan percepatan pekerjaan berjalan lancar.

“Kami bersama tim Forkopimcam turut memastikan secara langsung perkembangan pekerjaan tersebut. Pendampingan ini menjadi bentuk dukungan unsur kewilayahan terhadap percepatan penanganan infrastruktur kelistrikan yang berdampak terhadap kebutuhan masyarakat”" katanya.

Sementara itu, Manajer UPP KLT 3 Junaedi bersama tim terus mempercepat pemasangan menara darurat. Perbaikan menara transmisi yang mengalami kerusakan pada titik 115, 116, dan 117 juga masih berlangsung.

Percepatan pekerjaan menjadi perhatian karena jaringan SUTT 150 kV memiliki peran penting dalam menjaga keandalan pasokan listrik ke wilayah Berau.

Dengan perkembangan pekerjaan mencapai 70 hingga 80 persen, penyelesaian kedua menara darurat diharapkan dapat mempercepat normalisasi jaringan.

Dukungan PLN, TNI, Forkopimcam, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga kelancaran pekerjaan di lapangan.

Pemulihan jaringan menjadi kebutuhan mendesak setelah masyarakat mengalami gangguan pasokan listrik dalam beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, waktu pengoperasian kedua menara darurat masih bergantung pada penyelesaian instalasi dan pemindahan kabel transmisi. (aky/jpg/rd)

Editor : Romdani.
Bupati Berau Sri Juniarsih pemkab berau ibu kota nusantara listrik padam pemadaman listrik