KALTIMPOST.ID, Presiden Joko Widodo baru saja melantik 3 wakil menteri pada Kamis sore lalu. Nah, Jumat pagi ini, 19 Juli 2024, nilai tukar rupiah dibuka melemah 59 poin atau 0,36 persen menjadi 16.214 per dolar AS dari hari sebelumnya sebesar 16.155 per dolar AS.
Jamak yang menuding pergerakan rupiah tersebut salah satunya dipengaruhi oleh pelantikan tiga wakil menteri baru, terutama Wamenkeu II Thomas Djiwandono.
Keponakan Presiden Terpilih 2024 itu dikatakan Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira dapat menimbulkan sentimen negatif terhadap perekonomian.
Baca Juga: Pajak Daerah sudah Ideal, PPN 12 Persen jadi Perhatian Pengusaha
’’Dampaknya rupiah sudah melemah ke Rp 16.156 karena kekhawatiran manajemen fiskal ke depan. Pengangkatan keponakan Prabowo atau kerabat dekat sekaligus bendahara umum Gerindra sebagai wamenkeu akan menimbulkan sentimen negatif bagi perekonomian terutama di masa transisi,’’ ujarnya kepada Jawa Pos, kemarin.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memberikan tanggapan terkait makan gratis. Dia menekankan agar program tersebut sejalan dengan program yang sudah ada.
”Jadi supaya berkesinambungan dengan program yang sudah ada,” ujarnya ditemui usai acara "Festival Ekspresi Anak: Anak Cerdas Berinternet Sehat", dalam rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional 2024 di Jakarta, kemarin (18/7).
Baca Juga: Dorong Pertumbuhan UMKM di Kalimantan Timur, PaDi HyBrid dan Expo Bantu Perluas Pasar
Mantan Mendikbud ini juga memberikan tanggapan mengenai besaran anggaran makan bergizi gratis yang turun menjadi Rp 7.500 per porsi.
”Saya kira untuk daerah tertentu 7.500 sudah sangat besar itu. Tapi untuk daerah tertentu lainnya memang mungkin kecil ya. Karena itu nanti pasti akan dilihat dari sisi tingkat kemahalan masing-masing daerah,” paparnya.
Walau begitu, pejabat 67 tahun itu mengutarakan bahwa nominal itu belum final karena masih terus dimatangkan dengan mempertimbangkan saran dari berbagai pihak terkait.
Di samping itu, saat konferensi pers di Kemenkeu kemarin, Thomas Djiwandono sebagai wamenkeu II yang baru dilantik, belum bisa memberikan penjelasan secara detail mengenai tugasnya ke depan. Salah satunya terkait makan bergizi gratis yang turun menjadi Rp 7.500 per anak.
Dia mengatakan ini bukan saatnya. Thomas hanya memastikan bahwa seluruh program Prabowo Subianto akan selaras dengan pemerintah saat ini. (dee/mia)
Editor : Almasrifah