KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Showroom mega dealer BYD di Indonesia, Haka Auto, resmi beroperasi di Jalan Ruhui Rahayu, Balikpapan, pada Sabtu (28/9).
Pembukaan cabang ini sebagai wujud dari komitmen BYD Haka Auto untuk memperluas jangkauan wilayah layanan di Indonesia Timur, khususnya di wilayah Kalimantan.
CEO Haka Auto Hariyadi Kaimuddin mengatakan hadirnya BYD di Balikpapan, merupakan cabang pertama di pulau Kalimantan.
Selain dinilai sebagai kota yang sangat maju, Kota Balikpapan juga menjadi pintu gerbang bagi IKN.
Sejatinya, kata dia, peresmian ini mestinya berlangsung pada Agustus sebelum kemerdekaan. Dikarenakan banyaknya kebutuhan mobil listrik pada waktu itu.
“Tapi sayang kami belum bisa dan ada kendala waktu itu, sehingga baru bisa dilaksanakan September ini. Tetapi kami bergerak cepat dan memberi banyak opsi untuk mobil listrik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengaku antusias para konsumen terhadap produk BYD ini pun terbilang luar biasa. Terbukti, banyaknya permintaan yang masuk sejak mobil ini diperkenalkan.
Karenanya, ia berkata BYD Haka Auto Balikpapan hadir dengan seluruh lineup terlarisnya di Indonesia.
Di antaranya, BYD Seal memiliki jarak tempuh 580-650 km, BYD Atto 3 yang berjarak tempuh 410-480 km, BYD Dolphin yang berjarak tempuh 410-490 km, serta BYD M6 42 km-530 km, tergantung tipe yang dipilih.
BYD M6 merupakan MPV listrik 7-seater pertama di Indonesia, dengan tiga tipe pilihan. Dia menyebutkan, BYD M6 ini telah menarik minat besar bagi konsumen di Indonesia.
Tepatnya, sejak kemunculannya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 di Jakarta pada Juli lalu. Sekaligus menjadi kendaraan yang paling banyak diuji oleh para pengunjung.
“Jadinya kami akan menyiapkan unit lebih banyak, karena memang kapasitas showroomnya cukup luas. Sehingga, kami berencana jadikan ini pusatnya untuk di Kaltim,” tambahnya.
Diakui Hariyadi, edukasi soal penggunaan mobil listrik ini memang masih perlu disebarkan secara masif. Terlebih, konsumen mobil listrik kebanyakan dari kalangan atas.
Padahal menurutnya, mobil listrik justru lebih hemat dibanding mobil yang menggunakan bahan bakar.
“Tetapi memang PR-Baca Juga: Harga Bahan Pangan Masih Stabil di Balikpapan, Pemerintah Siapkan Pasar Murahnya adalah mobil listrik ini kan masih sulit dibawa dengan jarak jauh. Tetapi kalau 500 kilometer ya masih bisalah kalau di Balikpapan saja,” kata dia.
Mewakili Pemkot Balikpapan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan Adwar Skenda Putra turut mengapresiasi hadirnya showroom BYD Haka ini.
Dengan mobil listrik, tentu membantu program pemerintah kota seperti (beban) emisi gas buang menjadi berkurang. Serta, menjadi salah satu solusi untuk antrean panjang SPBU di Balikpapan.
“Jadi pola pikir masyarakat nanti juga akan didorong dengan itu,” sebutnya.
Pembeli cash pertama, Anthony juga mengaku puas dengan produk ini. Sejak pertama kali mencoba di GIIAS 2024 Jakarta, dirinya langsung jatuh cinta pada BYD M6 dan melakukan pemesanan.
Hanya, ia kehabisan slot dan tidak sempat melakukan pemesanan.
“Makanya pas ada lagi saya langsung pesan dan ready stock. Pas sekali dapat 7-seater yang blue,” tutupnya.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko