Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mobilitas Penumpang Udara Meningkat, Transporatasi Laut Cenderung Fluktuatif

Raden Roro Mira Budi Asih • Jumat, 6 Desember 2024 | 17:43 WIB
DORONGAN: Didorong oleh peningkatan jumlah penumpang di Bandara Sepinggan Balikpapan yang merupakan hub utama penerbangan, Bandara Melalan Kutai Barat catat pertumbuhan sebesar 28,37 persen.
DORONGAN: Didorong oleh peningkatan jumlah penumpang di Bandara Sepinggan Balikpapan yang merupakan hub utama penerbangan, Bandara Melalan Kutai Barat catat pertumbuhan sebesar 28,37 persen.

SAMARINDA – Sektor transportasi di Kaltim menunjukkan tren positif pada Oktober 2024. Jumlah penumpang angkutan udara domestik mengalami peningkatan, sementara angkutan laut mengalami sedikit penurunan.

Angkutan udara dominasi pertumbuhan. Jumlah penumpang pesawat domestik di Kaltim pada Oktober 2024 mengalami kenaikan sebesar 1,05 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh peningkatan jumlah penumpang di Bandara Sepinggan Balikpapan yang merupakan hub utama penerbangan.

Selain itu, beberapa bandara kecil seperti Melalan, Datah Dawai, dan Kalimarau juga mencatatkan pertumbuhan signifikan.

Jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Oktober 2024 sebanyak 256.279 orang. Kenaikan ini disebabkan peningkatan jumlah penumpang di Bandara Sepinggan Balikpapan 0,46 persen. Disusul Bandara Melalan Kutai Barat sebesar 28,37 persen, Bandara Datah Dawai Mahakam Ulu sebesar 23,81 persen dan Bandara Kalimarau sebesar 12,14 persen. Sedangkan jumlah penumpang Bandara APT Pranoto Samarinda mengalami penurunan 1,87 persen.

“Penumpang domestik terbesar melalui Bandara Sepinggan Balikpapan, yaitu mencapai 202.164 orang atau 78,88 persen dari total penumpang domestik, diikuti APT Pranoto Samarinda yang mencapai 33.712 orang atau sebesar 13,15 persen dari total penumpang domestik,” papar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana.

Namun, jumlah penumpang penerbangan internasional justru mengalami penurunan. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor seperti kebijakan imigrasi, kondisi ekonomi global, atau adanya alternatif transportasi lain.

“Jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri/internasional pada Oktober 2024 sebanyak 3.392 orang atau turun sebesar 17,61 persen dibandingkan dengan September 2024. Sebaliknya, jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri/internasional pada Januari sampai dengan Oktober 2024 tercatat sebanyak 42.005 orang atau naik sebesar 21,00 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” jelas dia.

Sektor angkutan laut menunjukkan tren yang lebih fluktuatif. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Oktober 2024 mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Penurunan ini terutama terjadi di Pelabuhan Semayang Balikpapan dan Pelabuhan Bontang Lok Tuan.

Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, jumlah penumpang angkutan laut justru mengalami peningkatan. “Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri pada Oktober 2024 tercatat sebanyak 38.310 orang atau turun sebesar 5,05 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” tutup Yusniar. (rdh)

RADEN RORO MIRA

@rdnrrmr

Editor : Muhammad Ridhuan
#domestik #transportasi laut #kaltim #Penumpang Udara