KALTIMPOST.ID, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan 0,42 persen ke posisi 7.184 pada perdagangan Senin (20/1/2025).
Namun, tidak semua sektor saham mengikuti tren positif ini. Menariknya, sektor saham perawatan kesehatan justru melemah 0,37 persen di tengah penguatan mayoritas sektor lainnya.
Mayoritas sektor, seperti saham energi (+0,95 persen) dan industri (+0,9 persen), menunjukkan performa apik.
Bahkan, saham teknologi juga ikut menanjak 0,69 persen. Di sisi lain, sektor consumer nonsiklikal mencatat kenaikan tipis 0,06 persen, memberi sinyal campuran bagi para investor.
Baca Juga: Kunjungan Uya Kuya di Masa Reses DPR RI Picu Kontroversi, Ini Alasannya
Gerak Saham yang Menonjol
Saham SURE melonjak tajam hingga 9,94 persen ke level Rp3.980 per saham. Ini menjadi salah satu saham yang paling banyak dibicarakan di kalangan pelaku pasar.
Saham lainnya seperti LPCK dan GGRM juga mencatat penguatan, masing-masing sebesar 0,97 persen dan 0,21 persen.
Di antara top gainers, saham DATA mencuri perhatian dengan lonjakan hingga 25 persen.
Namun, tidak semua bergerak positif. Saham JECC dan KEJU masing-masing turun 11,41 persen dan 10,61 persen, menjadi top losers hari ini.
Baca Juga: Dituding Eksploitasi Korban Kebakaran? Ini Klarifikasi Uya Kuya Soal Video Viral!
Riset dan Prediksi IHSG
Menurut PT BNI Sekuritas, IHSG berpotensi menembus resistance 7.175 seiring sentimen positif pelantikan Presiden AS Donald Trump.
Saham-saham seperti INDY, BBTN, dan WIRG direkomendasikan untuk trading jangka pendek.
Aksi jual di saham perbankan BUMN terlihat menonjol. Meski demikian, saham BBCA dan TLKM tetap mencatat aksi beli besar dengan nilai masing-masing USD 9,9 juta dan USD 7,5 juta. (*)
Editor : Dwi Puspitarini