Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pengembangan SDM Unggul lewat Fevosh 2025, AHM Siapkan Generasi Tangguh untuk Hadapi Era Elektrifikasi

Ulil Mu'Awanah • Rabu, 19 Februari 2025 | 07:05 WIB
PENYESUAIAN: Astra Motor Kaltim 1 turut mengirimkan beberapa perwakilan untuk berpartisipasi dalam Fevosh 2025.
PENYESUAIAN: Astra Motor Kaltim 1 turut mengirimkan beberapa perwakilan untuk berpartisipasi dalam Fevosh 2025.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - PT Astra Honda Motor (AHM) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia melalui berbagai program pengembangan, termasuk lewat Festival Vokasi Satu Hati (Fevosh) 2025.

Program ini bertujuan menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di industri otomotif, khususnya dalam menghadapi transisi menuju elektrifikasi sepeda motor. Sebagai bagian dari upaya tersebut, AHM menggandeng 713 SMK mitra binaan di seluruh Indonesia untuk mengasah kemampuan lebih dari 26.000 siswa dan 2.600 guru dalam bidang pengetahuan dan keterampilan teknologi sepeda motor terkini.

"Salah satu fokus utama ajang Fevosh 2025 adalah penguasaan teknologi sepeda motor listrik Honda, yang diharapkan mampu mempersiapkan generasi muda untuk memenuhi tuntutan industri otomotif masa depan," ungkap General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin, kemarin (18/2).

Lebih lanjut, dijelaskannya bahwa materi ajar di SMK perlu selalu diperbarui untuk mengikuti perkembangan teknologi industri, agar siswa dapat terhubung langsung dengan perubahan yang ada di dunia kerja.

"Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami ingin Fevosh tahun ini dapat menjadi sarana untuk mengalibrasi pengetahuan dan keterampilan siswa dan guru, termasuk dalam teknologi sepeda motor listrik. Kami yakin kontribusi terhadap dunia vokasi ini akan menciptakan sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di industri masa depan," lanjutnya.

Festival ini merupakan komitmen nyata AHM dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia, agar lulusan SMK dapat memenuhi kebutuhan dunia industri yang semakin dinamis dan berbasis teknologi.

Seleksi Fevosh 2025 dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah hingga tingkat nasional, yang puncaknya dilaksanakan pada 11 Februari 2025. Dalam proses seleksi ini, AHM melibatkan tim juri dari Tim Teknik dan Service AHM dan Main Dealer Honda untuk memastikan kualitas kompetisi.

Fevosh 2025 menguji peserta, baik siswa maupun guru, dalam berbagai aspek pengetahuan dan keterampilan. Para siswa diuji dalam teori, praktik perawatan berkala, dan kemampuan memastikan performa sepeda motor Honda tetap optimal.

Di sisi lain, para guru diuji kemampuan mereka dalam mengajar serta menyampaikan materi ajar terkait teknologi sepeda motor Honda.

Ajang ini juga menyertakan Kopi Darat Nasional (Kopdarnas), yang mempertemukan tenaga pengajar dari 114 SMK mitra binaan terpilih di seluruh Indonesia. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para guru untuk memperluas jejaring, berbagi pengalaman, dan memperdalam pemahaman terkait kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda.

Kepala Wilayah Astra Motor Kaltim 1 Suryanto Wirawan menyampaikan, pihaknya turut mengirimkan beberapa perwakilan untuk berpartisipasi dalam Fevosh 2025. "Kami juga telah mengirimkan beberapa perwakilan dari Astra Motor Kaltim 1, kendati belum memenangkannya, kami ingin adik-adik pelajar dan para guru punya kesempatan dan belajar banyak hal baru," ungkap Suryanto.

Dengan serangkaian inisiatif ini, Fevosh 2025 diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan vokasi di Indonesia dan mempercepat pengembangan SDM yang siap menghadapi tantangan di era industri otomotif berbasis elektrifikasi.

"Sinergi antara dunia pendidikan dan industri otomotif yang semakin kuat diharapkan dapat melahirkan tenaga kerja unggul yang kompeten dan siap untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi masa depan," tambah Suryanto. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#astra honda motor #ahm #Festival Vokasi Satu Hati #Astra Motor Kaltim 1